WISATA

India Keluarkan Aturan Baru untuk Perjalanan Internasional

Gervin Nathaniel Purba
Rabu 02 September 2020 / 14:48

Jakarta: Kementerian Dalam Negeri India (telah mengeluarkan standar operasional prosedur (SOP) baru untuk perjalanan internasional pada penerbangan komersial tidak terjadwal di bawah pengaturan Transport Bubble dan Skema Vande Bharat.

Dalam SOP baru tersebut menyebutkan siapa pun yang ingin melakukan perjalanan ke India harus terlebih dahulu mendaftarkan diri mereka ke India Mission di negara tempat mereka saat ini tinggal. Bersama dengan semua detail yang diperlukan seperti yang ditentukan oleh Kementerian Luar Negeri.

Namun, bagi yang ingin berkunjung ke India dengan penerbangan di bawah aturan gelembung udara (travel bubble), tidak akan diminta untuk mendaftarkan diri pada India Mission.

Dikutip dari Times of India, saat ini India telah berhasil membuat travel bubble bilateral dengan Amerika Serikat (AS), Inggris Raya, Perancis, Jerman, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Maladewa (Maldives). Selain itu, India juga sedang bernegosiasi dengan 13 negara lagi untuk kesepakatan serupa.

embed

(Taj Mahal, Agra, India. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Penetapan SOP itu sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran virus corona (covid-19) di negeri Bollywood tersebut.

Prioritas akan diberikan kepada kasus-kasus tertentu yang mengalami kesusahan, seperti pemegang visa jangka pendek yang hampir habis masa berlakunya, pekerja yang di-PHK, wanita hamil, orang lanjut usia, orang-orang dengan medis darurat, atau mereka yang harus kembali ke India karena kematian anggota keluarga dan pelajar.

Untuk semua pelancong yang masuk, Kementerian Luar Negeri akan menyiapkan database penerbangan atau kapal yang akan mencakup semua detail yang diperlukan. Seperti nama, usia, jenis kelamin, tempat tinggal, nomor ponsel, tujuan akhir mereka, dan informasi di RT mereka. Begitu juga hasil tes PCR.


(yyy)

MOST SEARCH