WISATA

Pemerintah Singapura Sebut Wisatawan Wajib Tes PCR

Gervin Nathaniel Purba
Kamis 21 Januari 2021 / 16:07
Jakarta: Pemerintah Singapura mewajibkan semua orang yang ingin menyambangi negara tersebut melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) begitu tiba di Singapura. Kebijakan ini juga berlaku bagi warga Singapura.

Kebijakan ini mulai berlaku pukul 23:59 waktu setempat, pada 24 Januari 2021. Penetapan kebijakan ini tidak lepas dari peningkatan kasus virus korona (covid-19) di negeri singa.

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan, ada empat kasus covid-19 dari masyarakat. Lalu ada satu kasus dari asrama tenaga kerja asing (TKA), dan 19 kasus impor.

"Gugus tugas multikementerian melalukan semua upaya untuk secara teratur meninjau berbagai langkah di perbatasan Singapura, agar risiko impor virus covid-19 dapat tertangani dengan baik," ujar pihak Kementerian Kesehatan Singapura, dikutip dari Times of India.


(Begitu tiba di Singapura, semua orang wajib melakukan tes PCR. Foto: Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Sebelumnya, otoritas Singapura membatasi masuk dan transit untuk semua pemegang tiket jangka pendek dan jangka panjang, serta pengunjung dengan riwayat perjalanan terkini ke Afrika Selatan dan Inggris.

Selanjutnya, sesuai aturan bandara, mereka yang mengajukan permohonan untuk memasuki Singapura dengan Reciprocal Green Lanes (RGLs) dan Air Travel Pass (ATP) harus memiliki asuransi perjalanan untuk biaya rawat inap dan perawatan medis terkait Covid-19 di Singapura, dengan minimum cakupan SGD30 ribu (perkiraan INR 1650000). Aturan ini akan berlaku mulai pukul 23.59 pada 31 Januari 2021.

(ROS)

MOST SEARCH