WISATA

Sambut Wisatawan, Labuan Bajo Terapkan Protokol Kesehatan di Semua Lini

Gervin Nathaniel Purba
Senin 31 Agustus 2020 / 17:43

Jakarta: Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sudah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan pariwisata Labuan Bajo dan Pulau Flores. Upaya ini diharapkan dapat meyakinkan wisatawan untuk kembali berkunjung.

Pelaksanaan simulasi tersebut berdasarkan prosedur protokol yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yakni clean, healthy, safety, dan environmental friendly (CHSE).

Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina menjelaskan pihaknya sudah melakukan pelatihan berdasarkan prosedur protokol tersebut. Selain itu, simulasi penerapan protokol kesehatan juga sudah dilaksanakan selama tiga bulan. Meskipun, masih banyak yang harus disempurnakan.

"Kami mengkampanyekan kepada dunia bahwa kami sudah menerapkan protokol kesehatan di semua lini," ujar Shana, dalam diskusi virtual.

Alur protokol kesehatan itu diterapkan sejak wisatawan tiba, melakukan aktivitas, menginap, dan pulang kembali. Semua restoran juga dipastikan sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus covid-19.

"Kami juga melalukan manajemen krisis, pengembangan bidang kesehatan masyarakat, dan data-data konservasi. Jadi, kami punya waktu database wisata bahari melihat gimana kondisi moralnya. Kami juga mengadakan pelatihan online terkait kapasitas SDM agar semua orang terhubung dan terbiasa dengan adaptasi kebiasaan baru," ujarnya.

Selain itu, BPOLBF juga berkolaborasi dengan kepolisian, TNI, BNPB, BPPD, PMI, Basarnas, dan Dinas Kesehatan untuk membangun safetynes security.

"Jika suatu waktu terjadi bencana, semua terintegrasi dan tau perannya apa. Respons yang cepat memberikan pelayanan yang baik terhadap sektor pariwisata," ujar Shana.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa mengatakan era adaptasi baru memberikan tantangan bagi industri pariwisata dalam penerapan protokol kesehatan. Hal ini wajib dilakukan dalam meyakinkan wisatawan agar mau berkunjung.

"Wisata Flores bukan hanya membangun ekonomi, namun memastikan ada kesinambungan dan kelestarian dari destinasi yang sedang dikelola," pungkas Wayan. 


(yyy)

MOST SEARCH