WISATA

Short Getaway Dominasi Pemesanan Akomodasi Q4 2025

A. Firdaus
Jumat 16 Januari 2026 / 10:15
Jakarta: Rangkaian hari libur nasional, cuti bersama, serta momentum Natal dan Tahun Baru mendorong aktivitas perjalanan sepanjang 2025. Mulai dari short escape ke kota terdekat hingga liburan lintas pulau dan luar negeri, masyarakat semakin aktif bepergian.

Kondisi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan perjalanan, tetapi juga membentuk pola baru dalam cara wisatawan merencanakan liburan.

Di tengah dinamika tersebut, akomodasi tetap menjadi salah satu komponen utama saat berwisata yang paling dipertimbangkan wisatawan. Akomodasi kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat menginap, melainkan bagian dari keseluruhan pengalaman liburan. 

Tren ini semakin menguat seiring gaya liburan wisatawan yang lebih fleksibel, berbasis momentum, dan menyesuaikan kalender liburan.
Berdasarkan tren pemesanan di tiket.com sepanjang Q4 2025, pemesanan akomodasi mencatat pertumbuhan sebesar 12% bila dibandingkan dengan Q1 2025. Lonjakan permintaan terutama terjadi pada periode Natal dan Tahun Baru, yang mendorong meningkatnya kebutuhan penginapan di berbagai kota dan destinasi wisata. 

Pertumbuhan ini mencerminkan minat wisatawan yang tetap kuat untuk bepergian, khususnya dalam memanfaatkan momen liburan besar (momentum driven).

"Kami melihat adanya pola tahunan yang konsisten, di mana permintaan akomodasi meningkat pada peak season seperti akhir tahun. Saat ini, masyarakat juga merencanakan perjalanan dengan lebih matang serta memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan perjalanan mereka," kata Cisyelya Bunyamin, SVP of Accomodation, tiket.com.
 

1. Akhir tahun tetap menjadi momentum utama liburan


Liburan akhir tahun masih menjadi periode paling dinantikan wisatawan. Berdasarkan waktu check-in, puncak pemesanan pada Q4 2025 terjadi pada minggu Natal di kisaran 21-27 Desember 2025. Pola ini menegaskan bahwa perjalanan akhir tahun kini semakin terencana, dengan wisatawan cenderung melakukan pemesanan lebih awal dan memilih akomodasi yang sesuai dengan preferensi masing-masing.
 

2. Akomodasi jadi bagian dari pengalaman liburan


Tak sekadar bepergian, akhir tahun menjadi momen untuk menikmati pengalaman menginap yang lebih bermakna. Short getaway, family trip, hingga staycation tematik banyak dipilih sebagai cara menutup tahun.

Akomodasi yang family friendly seperti vila dan apartemen dinilai mampu menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas lebih. Sehingga menjadi pilihan utama wisatawan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
 

3. Short getaway mendominasi pola menginap


Tren liburan singkat terus mendominasi seiring keterbatasan waktu dan meningkatnya kebutuhan untuk rehat sejenak. Rata-rata durasi menginap relatif stabil di kisaran 1,5 hari pada Q4 2025. Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, dan Bogor tercatat menjadi destinasi domestik terfavorit untuk short getaway.
 

4. Destinasi semakin beragam, perjalanan lebih fleksibel


Wisatawan kini semakin eksploratif dalam memilih destinasi. Pada perjalanan domestik, terjadi pergeseran minat dengan Bogor masuk ke jajaran 5 kota dengan pemesanan akomodasi terbanyak di tiket.com pada Q4 2025. Empat kota lain yang menjadi destinasi terfavorit adalah Jakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya. 

Dari data tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat terhadap destinasi yang dekat, mudah diakses, dan cocok untuk liburan singkat. Untuk perjalanan internasional jarak dekat, kawasan Asia Tenggara masih menjadi favorit dengan destinasi utama seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.

"Tren perjalanan yang semakin dinamis menunjukkan bahwa wisatawan kini semakin selektif dalam memilih akomodasi dan destinasi yang sesuai kebutuhan serta momentum liburan. Dengan fleksibilitas waktu, durasi singkat, dan preferensi pengalaman menginap yang semakin beragam, akomodasi kini memegang peranan penting dalam industri pariwisata,” jelas Cisyelya.

Untuk mendorong masyarakat merencanakan dan menikmati perjalanan selama periode peak season mulai akhir 2025 hingga awal 2026, tiket.com pun menghadirkan 2 program promo yang
masih berlaku hingga 24 Februari 2026. Promo ini berlaku dan terhitung setelah konsumen menyelesaikan proses booking:

- Stay with Benefits: Cashback hingga Rp150.000 untuk pemesanan 10 room nights.
- Stay with Benefits Plus: Cashback hingga Rp850.000 dengan minimum total transaksi Rp20 juta, terbatas untuk 600 pengguna pertama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH