FITNESS & HEALTH

Dua Penyebab yang Menjadikan Osteoporosis Lebih Rentan Menyerang Wanita

Antara
Sabtu 11 Juni 2022 / 17:10
Jakarta: Pengeroposan tulang atau osteoporosis akan lebih rentan menyerang wanita daripada laki-laki. Hal itu dijelaskan dokter spesialis tulang dari RS Medistra dr. Kiki Novito, Sp.OT.

Menurut dr. Kiki, kondisi itu disebabkan karena pengaruh hormonal saat seorang wanita mengalami menopause, atau berakhirnya siklus menstruasi yang biasanya terjadi saat memasuki usia 45 hingga 55 tahun.

"Osteoporosis itu pada wanita bisa terjadi lebih cepat, karena adanya perubahan hormonal saat menopause," ujar Kiki dalam sebuah webinar kesehatan

Diketahui, osteoporosis merupakan suatu kondisi tulang yang melemah, rapuh, dan berisiko tinggi untuk patah. Biasanya, patah tulang karena osteoporosis paling sering terjadi pada tulang belakang, pergelangan tangan, pangkal lengan, dan panggul.

Lebih lanjut, dr. Kiki menjelaskan, tulang manusia mengalami remodeling atau pergantian tulang yang sudah tua menjadi tulang yang baru. Proses yang terjadi seumur hidup itu, katanya, sangat dipengaruhi oleh hormon seks yakni estrogen pada perempuan dan testosteron pada laki-laki.

"Pada wanita, proses remodeling tulang itu sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Sedangkan kalau pria kan hormon seksnya bertahan lebih lama, bisa sampai umur di atas 65 atau 70 tahun. Sehingga pada wanita, osteoporosis itu lebih cepat (menyerang)," jelas dr. Kiki.

Namun, dr. Kiki juga mengingatkan bahwa hormon seks bukan satu-satunya yang dapat memengaruhi seseorang untuk mengalami osteoporosis. Ia mengatakan, osteoporosis juga dapat dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat seperti kurang bergerak, memiliki kebiasaan merokok, minum alkohol, dan kurang mengonsumsi kalsium dan vitamin D. Selain itu, ada pula faktor penyebab osteoporosis yang tak bisa dihindari yaitu pengaruh genetik.
(FIR)

MOST SEARCH