FAMILY

Apakah Penggunaan Video Call pada Anak Harus Dibatasi?

Kumara Anggita
Sabtu 05 Desember 2020 / 11:39
Jakarta: Anak-anak boleh menggunakan media layar untuk belajar, berinteraksi, dan bermain. Kendati demikian, waktu media layar ini tidak boleh mengambil alih kehidupan mereka.

Waktu penggnaan media layar mereka masih perlu dibatasi. Namun bagaimana dengan video call yang biasa dipakai untuk bersekolah di masa pandemi ini? Apakah ini termasuk waktu layar yang harus dibatasi?
 

Waktu screen time


Menurut dr. Hildegardis F. Elanda Lianeo, Sp.A dari Rumah Sakit Ciputra menjelaskan bahwa, untuk anak usia kurang dari 18 bulan, sebaiknya tidak diberi screen time sama sekali. Sementara untuk usia 18 bulan-12 bulan, anak boleh pakai media layar namun waktunya sedikit sekali.

“Penggunaan screen time hanya diperbolehkan berupa video chatting dengan keluarga atau kerabat, bukan tontonan dalam bentuk apapun,” papar dr, Hildegardis di Rompi di Aplikasi Orami Parenting.

“Para anak usia tersebut bila mau memperkenalkan dapat mempertimbangkan program yang berkualitas dan orang tua disarankan mendampingi anaknya saat menonton,” lanjutnya.

Sementara usia 2-5 tahun, menurut dr. Hildegardis, disarankan maksimal menatap layar satu jam per hari. Pastikan mereka menonton tontonan yang berkualitas dan tetap dengan pendampingan oleh orang tua.

"Dan terakhir, anak usia sekolah. Pada anak-anak usia sekolah lebih dari 6 tahun biasanya ada batas konsisten terhadap waktu dan tontonan yang diberikan, dimana waktu yang digunakan tidak boleh mengganggu waktu tidur dan aktivitas fisik lainnya,” jelasnya.
 

Video call termasuk waktu layar


Dan menurutnya, video call dalam hal ini termasuk screen time juga. Akan tetapi, batasan penggunaan video call tidak termasuk dalam pembatasan screen time.

“Dengan penggunaan VC kita berinteraksi dua arah dalam hal ini anak dilatih untuk mengenal anggota keluarga atau kerabat yang mungkin belum pernah dijumpai atau jarang ditemui. It’s ok dalam penggunaan VC hanya saja dibatasi jumlah jamnya. Tidak perlu sampai berjam-jam, seperlunya dan seefektif mungkin,” tutupnya.
(FIR)

MOST SEARCH