End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Selain Kenikmatan, Hal Ini yang Didapat dari Orgasme

Mia Vale
Minggu 13 November 2022 / 15:58
Jakarta: Aktivitas seksual bukan hanya memberikan rasa nikmat tapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan hubungan seksual bisa membakar kalori. Pun dapat menciptakan hubungan yang lebih kuat antara kamu dan pasangan. 

Seperti yang dikatakan terapis Erin Rayburn, LMFT, LPC-MHSP, NCC, menikmati sensasi seksual juga melibatkan hormon kamu dan pasangan dengan cara yang dapat memberikan manfaat kesehatan mental.

“Hormon seks yang dilepaskan dalam tubuh, seperti oksitosin dan endorfin di mana mengaktifkan pusat kesenangan di dalam otak dan juga meningkatkan rasa konektivitas dan keintiman. Terlebih bila keduanya bisa mencapai orgasme,” jelas Rayburn, pendiri Evergreen Therapy, mengatakan kepada The Healthy Reader's Digest. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa ini bermanfaat untuk mencegah kecemasan dan depresi.

Bagaimana orgasme memengaruhi otak? Universitas Rutgers memiliki salah satu pusat penelitian paling terkemuka untuk studi kenikmatan seksual dan orgasme. 

Melalui uji klinis, pekerjaan mereka meneliti kompleksitas orgasme dan bagaimana interaksi ini dengan otak. Barry R. Komisaruk, PhD, seorang psikolog dan Profesor Psikologi Terkemuka di Rutgers, memelopori banyak penelitian yang melihat seksologi, kesenangan, dan terapi seks.

Secara khusus, Komisaruk memelajari bagaimana stimulasi genital dapat memperoleh akses ke otak melalui sumsum tulang belakang serta saraf vagus, yang memfasilitasi komunikasi antara alat kelamin dan otak. 


(Rayburn, pendiri Evergreen Therapy mengatakan hormon seks yang dilepaskan dalam tubuh, seperti oksitosin dan endorfin di mana mengaktifkan pusat kesenangan di dalam otak. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)

Dalam salah satu studinya yang diterbitkan oleh The Journal of Sexual Medicine, Komisaruk memelajari orgasme dari 10 wanita berbeda melalui pemindai fMRI (Functional magnetic resonance imaging).

Komisaruk menemukan bahwa saat tubuh terangsang, aliran darah akan meningkat di area genital untuk memicu aktivitas saraf. Itu menyebabkan orgasme merangsang beberapa daerah otak, termasuk sensorik, motorik, penghargaan, korteks frontal, dan batang otak. 

Satu ulasan yang diterbitkan di European Psychiatry juga meneliti stimulasi saraf vagal dan bagaimana hal itu dapat bekerja sebagai pengobatan jangka panjang untuk depresi kronis atau berulang. 

Itu karena, seperti yang ditunjukkan Rayburn, ketika saraf vagal dirangsang, ia melepaskan oksitosin, noradrenalin, dan serotonin di mana semua bahan kimia organik yang membantu mengatur suasana hati dan perilaku. Ini dapat membantu menurunkan gejala stres dan depresi.
 

Harus seberapa sering alami orgasme?


Penelitian belum menentukan apakah frekuensi orgasme atau, seberapa sering kamu mengalami orgasme baru memengaruhi kesehatan mental. Dalam karyanya, Komisaruk telah menemukan bahwa hanya satu orgasme, sudah bisa membuka hormon kesenangan tersebut dan bahkan meningkatkan fungsi kognitif.

Secara keseluruhan, mengalami orgasme dapat meningkatkan suasana hati dan secara positif bermanfaat bagi kesehatan mental. Selain itu, jenis orgasme tidak ditentukan, apakah harus melalui seks dengan pasangan atau dengan cara lain.

(TIN)

MOST SEARCH