End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Seberapa Sering Perlu Berhubungan Seks untuk Memperlambat Penuaan? Ini Penelitiannya!

Mia Vale
Senin 05 Desember 2022 / 18:05
Jakarta: Mencari alasan bagus lainnya untuk berhubungan seks? Bagaimana dengan rentang hidup yang lebih lama? Ya, berhubungan seks sebenarnya dapat membantu kamu hidup lebih lama. 

Dalam sebuah penelitian, berhubungan seks setidaknya sekali seminggu dikaitkan dengan memiliki telomere - tutup pelindung pada DNA yang menentukan umur sel - yang lebih panjang. Telomere yang lebih panjang dikaitkan dengan penuaan sel yang lebih lambat, dan harapan hidup yang lebih tinggi.

Dalam sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Psychoneuroendocrinology, para peneliti melacak kehidupan seks dari 129 ibu yang sedang menjalin hubungan. 

Para wanita memberikan laporan harian tentang kepuasan mereka dengan hubungan mereka, serta seberapa sering mereka berhubungan intim dengan pasangannya. Para peneliti juga mengambil sampel darah dari para wanita, menganalisis sel untuk indikator penuaan.

Mereka menemukan wanita yang berhubungan seks dengan pasangannya pada minggu sebelumnya memiliki telomere yang lebih panjang dibandingkan dengan mereka yang tidak. 

Jenis penelitian ini hanya menunjukkan hubungan dan tidak dapat membuktikan bahwa aktivitas seksual adalah penyebab panjang telomer yang lebih panjang. Namun, panjang telomer dianggap penting untuk kesehatan.


(Studi yang ditulis dalam jurnal Psychoneuroendocrinology, menemukan bahwa rata-rata orang dewasa berhubungan seks 54 kali setahun atau berkisar seminggu 1 kali, berdasarkan data dari tahun 1989 hingga 2014. Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels.com)
 

Penuaan yang sehat


Seiring waktu, telomere rusak saat sel membelah, menjadi sedikit lebih pendek dengan setiap pembelahan sel. Faktor-faktor tertentu dianggap membuat mereka menurun lebih cepat, seperti pola makan yang buruk, banyak minum, dan proses alami menjadi tua, menurut para peneliti. 

Temuan mereka menunjukkan bahwa seks mungkin bermanfaat untuk melindungi telomere, yang berarti sel dapat hidup lebih lama.

Seperti yang dilansir dari The Healthy, para peneliti telah mengaitkan telomere yang lebih pendek dengan masalah kesehatan serius seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes; telomere yang lebih panjang tampaknya membantu mencegah penyakit.

Seks memengaruhi kebahagiaan hubungan Meskipun tidak ada formula ajaib untuk kebahagiaan seksual pasangan. Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan di Archives of Sexual Behavior melihat seberapa sering orang mengatakan mereka berhubungan seks. 

Studi tersebut menemukan bahwa rata-rata orang dewasa berhubungan seks 54 kali setahun atau berkisar seminggu 1 kali, berdasarkan data dari tahun 1989 hingga 2014.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa pasangan yang berhubungan seks lebih dari sekali seminggu tidak lebih bahagia daripada mereka yang berhubungan seks hanya sekali seminggu. 

Secara keseluruhan, penting bagi pasangan untuk menjaga hubungan intim dengan pasangannya. Tapi, tidak perlu berhubungan seks setiap hari untuk menjaga hubungan itu.
(TIN)

MOST SEARCH