FAMILY

Virtual Dating, Tren Romansa di Tengah Pandemi

Yatin Suleha
Kamis 19 November 2020 / 20:48
Jakarta: Pandemi covid-19 membuat intensitas pertemuan menjadi berkurang. Entah itu karena PSBB atau sebagai bentuk dari concern semua orang yang meminimalisir bertemu secara fisik. Termasuk juga salah satunya dalam hal percintaan.

Dan ketika hubungan fisik tidak lagi menjadi pilihan utama bagi banyak orang, terdapat peningkatan yang signifikan terhadap hubungan secara virtual yang biasanya berdiskusi mulai dari kasus perubahan iklim sampai dengan memasak.

Melihat tahun 2020 yang akan segera berakhir, OkCupid salah satu dating app menganalisis beberapa perubahan dalam menjalin hubungan di tahun ini untuk memprediksi tren yang akan terjadi pada 2021. 

"Kami melihat kembali hasil data terbaru dari matching questions populer di aplikasi OkCupid yang telah dijawab lebih dari 450 juta kali di tahun ini, guna menemukan benang merah sebagai insight tren menjalin hubungan yang akan muncul di tahun depan," tulisnya dalam rilis. 

Berdasarkan tanggapan dari para single di seluruh dunia, berikut adalah tren teratas dalam menjalin hubungan di 2021 yang telah dikumpulkan oleh OkCupid:
 

1. Let’s tie a knot!


Data dari OkCupid menunjukkan terdapat penurunan sejumlah 20 persen pengguna yang memilih untuk mencari hubungan sekedar ‘main-main’ atau short-term relationship. 

Dan sebanyak 43 persen pengguna menginginkan hubungan yang jangka panjang atau mencari pasangan yang serius untuk diajak ke jenjang pernikahan. 

Tidak heran apabila kini kita melihat banyak pasangan yang memilih untuk menikah di masa pandemi. Budaya menikah pun cenderung bergeser ke arah yang lebih praktis, sebagaimana dengan adanya pandemi.

Hal ini membuat masyarakat enggan untuk melangsungkan acara pernikahan besar-besaran sehingga perencanaan dapat dilakukan dengan cepat. 


dating
(Merujuk data OkCupid, terjadi peningkatan 280 persen penggunanya melakukan virtual date pada bulan April dibandingkan dengan bulan sebelumnya dalam masa pandemi covid-19. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

2. Advodating


Advodating merupakan kata gabungan dari kata advocate dan dating - pencarian pasangan berdasarkan kesamaan terhadap pandangan hidup.

Pada tahun lalu, lebih dari 310.000 pengguna OkCupid mengatakan bahwa sebagian besar kalangan perempuan muda menganggap diri mereka sebagai pribadi yang kritis. 

Merujuk data tersebut, 48 persen wanita Gen Z dan 41 persen wanita milenial beranggapan bahwa mereka peduli dan kritis terhadap lingkungan sekitar, dimana 11 persen Gen Z memiliki jumlah lebih besar dalam mengklaim diri mereka sebagai pribadi yang kritis dibandingkan generasi milenial. 

Sementara itu di Indonesia, terdapat 31 persen pengguna yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai individu yang kritis. Hal ini mungkin disebabkan oleh semakin terbukanya informasi dan semakin banyaknya wadah untuk menyuarakan pendapat mereka akan sesuatu. 
 

3. Stay woke


Semakin mudahnya mencari informasi membuat kita lebih terpapar dengan isu-isu yang sedang terjadi, salah satunya adalah politik. Berdasarkan data, pengguna Indonesia 3,2 kali lebih cenderung mengidentifikasi diri mereka sebagai liberal daripada konservatif ketika mereka harus mendeskripsikan pandangan politik mereka. 

Secara rinci, wanita 3,4 kali lebih besar kemungkinannya diidentifikasikan sebagai liberal daripada konservatif dan pria 3 kali lebih besar kemungkinannya diidentifikasikan sebagai liberal daripada konservatif.
 

4. Virtual dating

Lebih dari 150.000 pengguna menanggapi bahwa selama pandemi, pasangan lebih memilih melakukan kencan secara virtual. 

Menurut pengguna OkCupid di Indonesia, sebanyak 37 persen responden menjalani kencan virtual melalui chatting atau texting, 33 persen melakukan video chatting dan 19 persen memilih untuk berkomunikasi melalui telepon genggam biasa. 

Sebuah tren terbaru juga hadir mewarnai kehidupan perkencanan masa pandemi, yaitu dengan melakukan kencan virtual sambil menyantap makan malam atau minum.

Pandemi yang terjadi saat ini telah mengubah banyak aspek di kehidupan masyarakat, salah satunya dalam menjalin hubungan. 

Dengan berkembangnya teknologi yang kian canggih, kehadiran dating app sangatlah membantu masyarakat untuk menemukan tambatan hatinya sekaligus menciptakan meaningful relationship yang diidamkan pengguna.


(TIN)

MOST SEARCH