FITNESS & HEALTH

Smiling Depression: di Balik Senyumku, Ternyata Aku Tidak Baik-baik Saja

Mia Vale
Minggu 22 Mei 2022 / 08:00
Jakarta: Meskipun smiling depression bukan diagnosis klinis, bagi banyak orang, ini adalah masalah nyata. Biasanya, depresi tersenyum terjadi ketika individu yang mengalami depresi menutupi gejala mereka. 

Mereka bersembunyi di balik senyuman untuk meyakinkan orang lain bahwa mereka bahagia. Padahal tidak! Seseorang yang hidup dengan smiling depression seakan tidak mempunyai masalah atau beban dalam hidupnya, karena ia tidak terlihat sedih saat mengalami depresi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menurut kutipan Verywell Mind memperkirakan hampir 265 juta orang di seluruh dunia mengalami depresi. 

Individu dengan depresi tersenyum mungkin mengalami banyak gejala klasik depresi, termasuk kesedihan mendalam, harga diri rendah, dan perubahan dalam kehidupan sehari-hari mereka. 


smiling depression adalah
(Cara membantu seseorang yang mengalami smiling depression adalah mendorongnya untuk menemui dokter atau profesional kesehatan mental. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Beberapa gejala di atas mungkin dapat diamati oleh orang lain, sementara gejala lainnya mungkin dirahasiakan. Misal:

- Perubahan nafsu makan
- Perubahan berat badan umum terjadi pada semua jenis depresi
- Perubahan dalam tidur 
- Perasaan putus asa
 

Cara membantu mengatasi smiling depression


Terlepas dari tanda dan gejala ini, mereka mungkin tampak ceria dan optimis. Untuk itu, melansir dari akun Instagram Irma Gustiana A/@ayankirma seorang Child Psychologist, Self Growth, and Parenting Coach kita, utamanya orang terdekat perlu membantu orang yang mengalami smiling depression, seperti:

- Mendorong dan membantunya untuk menemui dokter atau profesional kesehatan mental
- Menawarkan dukungan, mendengarkan, dan dorongan dengan tidak menghakimi
- Jangan meremehkan komentar tentang hal-hal yang terkait dengan putus asa atau keinginan mengakhiri hidup 
- Mengamati perubahan perilaku dan rutinitasnya
 

Sedangkan jika kamu mengalami smile depression, hendaknya:


- Akui dan menerima keadaan diri serta meyakini bahwa depresi bukan kelemahan
- Menceritakan apa yang dialami kepada orang terdekat yang bisa dipercaya
- Menyayangi dan mengasihi diri, karena tidak ada orang yang sempurna
- Mengelola emosi dengan manajemen stres
- Menemui dokter atau profesional mental health untuk penanganan yang tepat

Ingat, dengan perawatan dan dukungan yang tepat, senyum yang kamu miliki di luar akan segera sesuai dengan apa yang kamu rasakan di dalam.

(TIN)

MOST SEARCH