FITNESS & HEALTH

Cara Menyalurkan Amarah yang Aman

Kumara Anggita
Kamis 21 Januari 2021 / 09:33
Jakarta: Marah adalah hal yang natural ketika kamu mungkin merasa terancam, cemas, panik dan masih banyak lagi. Namun, pastikan amarahmu itu tersalurkan dengan cara yang tidak merusak dirimu sendiri maupun orang lain.

Dikutip dari Healthline, ada beberapa cara menyalurkan amarah yang aman yang bisa kamu ikuti nanti antara lain:
 

Tarik napas dalam-dalam


Napas biasa yang kamu lakukan saat marah membuat kamu tetap dalam mode melawan atau lari. Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengambil napas lambat dan terkontrol yang kamu hirup dari perut, bukan dari dada. Ini memungkinkan tubuh kamu untuk langsung menenangkan dirinya sendiri.
 

Kamu bisa mengikuti langkah ini:


- Cari kursi atau tempat di mana kamu bisa duduk dengan nyaman, biarkan leher dan bahu kamu benar-benar rileks.

- Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, dan perhatikan perut kamu naik.

- Buang napas melalui mulut.

- Coba lakukan latihan ini 3 kali sehari selama 5 sampai 10 menit atau sesuai kebutuhan.
 

Ucapkan 'mantra' yang menenangkan


Mengulangi frasa yang menenangkan dapat mempermudah kamu mengekspresikan emosi yang sulit, termasuk kemarahan dan frustrasi. Coba ulangi secara perlahan, "Tenang saja," atau "Semuanya akan baik-baik saja", ketika kamu merasa kewalahan oleh suatu situasi. Kamu dapat melakukan ini dengan suara keras jika kamu mau, tetapi kamu juga dapat mengatakannya dengan pelan atau di kepala kamu.
 

Gerakkan tubuh dengan penuh perhatian


Terkadang, duduk diam bisa membuat kamu merasa lebih cemas atau gelisah. Menggerakkan tubuh dengan penuh kesadaran dengan yoga dan latihan menenangkan lainnya dapat melepaskan ketegangan pada otot kamu. Lain kali kamu dihadapkan pada situasi yang membuat stres, cobalah berjalan-jalan atau bahkan melakukan tarian ringan untuk mengalihkan pikiran kamu dari stres.
 

Ubah lingkungan kamu


Beri diri kamu waktu istirahat dengan mengambil waktu pribadi dari lingkungan terdekatmu. Jika rumah kamu berantakan dan membuat kamu stres, misalnya, berkendara atau berjalan-jalanlah. Kamu mungkin akan menemukan bahwa kamu lebih siap untuk memilah-milah kekacauan saat kamu kembali.
 

Fokus pada apa yang kamu hargai


Meskipun memikirkan kemalangan kamu hari ini tampak seperti hal yang wajar untuk dilakukan, itu tidak akan membantu kamu dalam jangka pendek atau panjang.

Sebaliknya, coba fokus kembali pada hal-hal yang berjalan baik. 
(YDH)

MOST SEARCH