End Google Analytics -->
BEAUTY

Ragam Penyebab Flek Hitam di Wajah dan Cara Menghilangkannya

Yuni Yuli Yanti
Rabu 07 Desember 2022 / 12:00
Jakarta: Seiring membaiknya kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia, belakangan sudah mulai banyak sektor-sektor non esensial yang kembali memberlakukan kebijakan kerja dari kantor atau Work From Office (WFO).

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah intensitas langsung dari paparan sinar matahari yang terik serta debu udara. Menurut dr Meiny Setiawan, dari JPP Skin Laser Clinics, paparan sinar UV dari matahari adalah penyebab utama warna kulit tidak merata karena dapat menstimulasi hormon yang memproduksi melanin dan memunculkan flek hitam pada kulit (melasma). Walau hal tersebut wajar, ada baiknya agar tetap melindungi kulit dari paparan UVA dan UVB.

"Melasma atau flek hitam di wajah dapat disebabkan oleh perubahan hormon selama kehamilan atau paparan sinar matahari langsung. Bercak melasma berwarna coklat atau abu-abu coklat paling sering muncul di pipi, dahi, hidung, dan dagu. Pada wanita, melasma sering memudar dengan sendirinya setelah kehamilan atau setelah seorang wanita berhenti mengonsumsi pil KB. Namun, ada juga yang tidak sehingga perlu perawatan yang lebih intensif untuk menghilangkanya," tutur dr. Meiny. 

Sementara, Desi Sulistyowati, CEO PT. Indo Cipta Estetika, menambahkan seiring bertambahnya usia, kulit biasanya mulai mengalami berbagai macam masalah. Selain paparan sinar UV matahari, masalah kulit juga bisa dipicu pencemaran lingkungan, gaya hidup, permasalahan hormonal, serta masalah kesehatan lainnya.


(Ki-ka: Desi Sulistyowati, Joy Tobing, dr. Meiny Setiawan, dr. Vivi Cheng Huiwen - KOL Cyspera-Asia Pacific, dan Christina Hsu – CEO Scientis-Asia Pacific dalam acara konferensi pers Cyspera Intensive System™ di Goodrich Suites Artotel Portfolio, Senin, 5/12 . Foto: Dok. Istimewa)

"Salah satu upaya untuk menghindari timbulnya flek hitam adalah dengan rajin menggunakan krim tabir surya. Namun, hal ini belum tentu cukup, utamanya bagi mereka yang sudah memiliki flek hitam di wajah, tentu harus melakukan perawatan secara rutin. Kami kemudian menghadirkan Cyspera Intensive System™ yang diformulasikan dengan cysteamine 7 persen untuk mengatasi flek hitam tanpa kekhawatiran akan adanya efek samping seperti yang muncul akibat penggunaan kortikosteroid, asam retinoat, dan hidrokuinon," jelasnya. 

Dokter Vivi Cheng Huiwen, seorang ahli Dermatologi dari Taiwan pun mengatakan Cyspera merupakan antioksidan alami dan dapat digunakan jangka panjang dengan lebih sedikit efek samping. "Pada umumnya, seseorang mungkin memiliki flek karena terkena sinar matahari dan flek karena inflamasi pada saat yang bersamaan. Cyspera dapat mengatasi gangguan pigmentasi kombinasi seperti itu secara efektif, karena bisa menghambat pigmen di beberapa titik secara bersamaan," tambah dokter Vivi. 

Lebih lanjut, dr Meiny menyarankan jika sudah timbul flek hitam di wajah sebaiknya hindari faktor-faktor penyebabnya. Seperti paparan sinar matahari langsung tanpa perlindungan atau suhu udara yang panas seperti di pantai misalnya. 

"Selain itu, tips utamanya adalah menjaga lifestyle dengan hidup sehat, makan teratur, olahraga dan hindari stres. Pastikan kamu memakai sunblock dengan benar berdasarkan jumlah dan waktu pemakaiannya. Kalau pun punya kecenderungan hiperpigmentasi sebaiknya pakai skincare brightening sejak dini. Terakhir, untuk perawatan dan pengobatan melasma lakukan kombinasi treatment. Seperti penggunaan skincare yg tepat dan perawatan kecantikan laser misalnya," tutup dr. Meiny. 
(yyy)

MOST SEARCH