End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

7 Tanda Peringatan Diabetes yang Muncul di Kulit

Yuni Yuli Yanti
Kamis 10 November 2022 / 09:00
Jakarta: Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi. Para ahli menyebutkan gaya hidup dan kebiasaan makan adalah dua penyebab paling umum yang kerap menyebabkan timbulnya penyakit tersebut. 

Seperti diketahui, penyakit 'licik' ini dapat menyusup ke dalam sistem tubuh ketika kamu tidak mengharapkannya! Nah, cara terbaik untuk mengurangi risikonya adalah dengan memperhatikan beberapa tanda dan gejala diabetes yang umum. Dan, salah satu yang jarang diketahui adalah tanda tersebut dapat muncul di kulit lho!

Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, itu dapat memengaruhi kulit juga. Melansir dari Health Shots, berikut adalah tanda-tanda kulit diabetes atau pra-diabetes yang disebutkan oleh Dr Smita Bhoir Patil, ahli homeopati, ahli gizi dan ahli kecantikan, dalam unggahan video di akun Instagramnya!
 

1. Area gelap

Terlalu banyak insulin dalam tubuh dapat menyebabkan bercak hitam di bagian belakang leher, ketiak, dan area genital. Ini biasanya merupakan tanda pradiabetes, yang secara medis dikenal sebagai acanthosis nigricans.
 

2. Bisul berulang

Jadi, diabetes tidak langsung menyebabkan bisul! Perubahan kadar glukosa darah dapat membuatmu lebih rentan terhadap infeksi, yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Bisul ini mungkin muncul tiba-tiba saat kadar gula darah tinggi, dan mungkin mereda jika kadar gula darah terkendali.
 

3. Kulit keras dan menebal

Secara medis dikenal sebagai sklerosis digital, kulit yang keras dan menebal biasanya berkembang pada jari tangan, jari kaki, atau keduanya. Ini mungkin dimulai di punggung tangan serta berkembang ke lengan bawah dan lengan atas karena diabetes yang tidak terkontrol. Dalam beberapa kasus, dapat menyebar ke dada, bahu dan wajah.
 

4. Tag kulit

Pernahkah kamu memerhatikan pertumbuhan kecil yang warnanya sama dengan kulit? Banyak orang dengan kadar gula darah tinggi atau diabetes tipe-2 cenderung memiliki skin tag. Mereka adalah pertumbuhan non-kanker yang terlihat seperti sekelompok jaringan kulit yang tergantung dari tangkai. Mereka juga dikenal sebagai acrochordon.


(Kulit keras dan menebal termasuk tanda dan gejala diabetes. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

5. Penyembuhan luka yang tertunda

Diabetes membuat tubuh tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya, yang menyebabkan kadar gula darah tinggi sehingga memperlambat penyembuhan luka. Diabetes juga dapat memicu defisiensi sistem kekebalan, sirkulasi darah yang buruk dan membuatmu rentan terhadap infeksi. Membiarkan luka tidak diobati juga dapat menyebabkan komplikasi.
 

6. Luka baring

Juga dikenal sebagai luka tekan. Luka ini terjadi karena tekanan yang berkepanjangan pada kulit. Mereka biasanya berkembang di tumit, pinggul, tulang ekor atau pergelangan kaki. Diabetes memicu neuropati (kerusakan saraf) dan sirkulasi yang buruk, yang keduanya dapat meningkatkan risiko ulkus dekubitus. Sangat mudah untuk tidak memperhatikan ini, itulah sebabnya kamu harus waspada terhadap tanda-tanda seperti itu!
 

7. Dermopati diabetik

Tanda kulit diabetes lainnya adalah dermopati terkait diabetes, suatu kondisi kulit yang dapat menyebabkan jari-jari merah dan coklat di bagian bawah kaki. Tidak ada pengobatan khusus untuk menghilangkan kondisi kulit ini.
(yyy)

MOST SEARCH