FITNESS & HEALTH

Manfaat Kesehatan Daun Kelor pada Diabetes dan Penyakit Kardiovaskular

Kumara Anggita
Senin 23 November 2020 / 14:00
Jakarta: Daun kelor menjadi salah satu tumbuhan yang sudah banyak digunakan berabad-abad dalam budaya timur untuk meningkatkan kesehatan. Ternyata penelitian memang menunjukkan bahwa daun kelor memberikan beberapa manfaat kesehatan.

Dikutip dari Very Well Health, studi menunjukkan kelor mengandung sejumlah senyawa dengan efek yang meningkatkan kesehatan, termasuk quercetin dan beta-sitosterol. Tak hanya itu, kelor juga memiliki senyawa anti-inflamasi dan dapat melindungi manusia dari masalah kesehatan. Di antarantya terkait dengan stres oksidatif dan peradangan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker tertentu.
 

Kelor dan diabetes


Penelitian menunjukkan bahwa kelor dapat membantu melawan diabetes dengan menyeimbangkan gula darah dan mengurangi komplikasi. Meskipun cara kerjanya belum sepenuhnya dipahami.

Salah satu teori mengatakan bahwa kelor meningkatkan produksi insulin, seperti yang ditunjukkan oleh uji klinis kecil yang diterbitkan pada 2016. Dalam sebuah penelitian terhadap para sukarelawan yang sehat, satu dosis bubuk daun kelor empat gram, terbukti meningkatkan sirkulasi insulin dan menurunkan gula darah.

Sebuah uji klinis kecil yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada 2018, juga menemukan bahwa kelor dapat mengurangi lonjakan gula darah pasca makan. Studi ini melibatkan 17 orang dengan diabetes dan 10 subjek sehat dan menemukan kelor tampaknya menumpulkan lonjakan gula darah setelah makan.

Manfaatnya tidak terbatas pada daun kelor saja. Sebuah studi pada 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes menemukan ekstrak buah kelor dapat membantu melawan diabetes juga. Para peneliti memberi ekstrak buah kelor pada tikus dengan diabetes dan menemukan ekstrak ini secara signifikan mengurangi perkembangan diabetes dan komplikasi terkait.
 

Penyakit kardiovaskular


Ekstrak daun kelor juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah ulasan yang diterbitkan di Frontiers in Pharmacology pada tahun 2012 meneliti uji klinis pada hewan dampak daun kelor. Kesimpulannya, daun ini mungkin sebagai pengobatan yang efektif untuk dislipidemia, suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol, trigliserida (sejenis lemak darah), atau keduanya.

Biji kelor secara tradisional telah digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung serta penelitian saat ini menunjukkan bahwa ini efektif. Sebuah studi pada 2017 pada tikus menemukan, biji kelor menawarkan manfaat perlindungan jantung dan dapat membantu mengobati tekanan darah tinggi.

Studi tikus lain pada 2019 menemukan biji kelor dapat mencegah gangguan jantung dan pembuluh darah yang berkaitan dengan usia.
(FIR)

MOST SEARCH