KULINER

Tips Pilih Camilan yang Tepat di Bulan Ramadan

Yatin Suleha
Jumat 22 April 2022 / 12:28
Jakarta: Buat kamu pencinta camilan tentu saja saat puasa lebih memanage asupan. Ini dikarenakan waktu siang kamu menjalankan ibadan puasa ya. Nah, karena waktu ngemil kamu berubah jam dan tentu saja kini kamu punya kiat dalam 'upacara' ngemil kamu. Eit, tentu saja bukan sembarangan.

Menurut nutrisionis Widya Fadila M.KM, yang bisa dilakukan dalam memilih makanan selama bulan puasa adalah bukan hanya sekedar manis saja. Mengonsumsi makanan atau minuman dengan pemanis setelah puasa memang membantu memulihkan energi dan menyegarkan tenggorokkan. Namun, sebisa mungkin para kamu harus mengetahui pemanis apa yang digunakan dari makanan atau minuman yang akan dikonsumsi. 

Hindari makanan-makanan yang mengandung pemanis sintetis karena bisa menimbulkan masalah kesehatan kedepannya. Patuhi juga kadar gula harian yang direkomendasikan oleh WHO yaitu sebesar 10 persen dari total asupan energi. 

Kebutuhan energi harian wanita dewasa 2150-2250 kalori, sementara pria dewasa dewasa 2625-2725 kal. Sehingga batas asupan gula dalam sehari berkisar 200-250 kalori. Sedangkan satu sendok makan gula atau 15 gram / 60 kalori, jadi sehari sekitar 3-4 sendok makan.  

Oleh karena itu, kamu bisa memilih untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung pemanis alami seperti gula aren. Gula aren merupakan pemanis alami yang baik dikonsumsi saat berbuka puasa karena bisa meningkatkan energi dengan cepat dan tahan lama, serta mengandung zat besi dan vitamin B. 

Kemudian, kiat yang kedua adalah menerapkan konsep 60:40 saat buka puasa dan sahur. Maksudnya adalah pemenuhan kalori untuk berbuka puasa adalah 60 persen dari total kalori harian. Sedangkan untuk sahur, adalah 40 persen dari total kalori harian. 

Pengaturannya seperti ini, untuk buka puasa 60 persen terdiri dari takjil manis (10 persen), makanan utama (30 persen), dan camilan (10 persen) setelah tarawih. Sedangkan untuk sahur (40 persen) terdiri dari makanan utama (30 persen) dan camilan (10 persen). 

Dr. Widya menjelaskan camilan bisa menjadi makanan pemenuhan kalori yang baik saat buka puasa dan sahur. Namun dia menyarankan para ibu untuk memilih camilan yang berbahan alami, tidak mengandung pemanis sintetis maupun MSG. 

Dan menurut Widya, ngemil saat buka puasa dan sahur memberikan banyak manfaat. Misalnya menjaga stabilitas metabolisme tubuh, mencegah makan terlalu banyak saat sahur dan berbuka puasa, memenuhi kebutuhan kalori harian tubuh, dan menghindari rasa tidak nyaman di perut. Tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, sesi ngemil bersama keluarga juga bisa menjadi ajang mendekatkan diri antar anggota keluarga.
 

Ngemil yang sehat



(Selain menyajikan camilan yang sehat, Kata Oma Telur Gabus juga memberikan inspirasi resep menu yang bisa kamu sontek lho! Intip resep serta cara buatnya. Foto: Dok. Instagram Kata Oma Official Account/@kataoma.id)

Buat pencinta ngemil, acara ngemil tak hanya suatu kebahagiaan tersendiri, melainkan juga punya manfaat lainnya yaitu memberikan kontribusi energi. Dan penting bagi kamu untuk memilih camilan yang juga alami dan bernutrisi guna mencukupi asupan gizi keluarga selama berpuasa. 

Melihat pentingnya hal tersebut, di bulan Ramadan ini Kata Oma Telur Gabus mengadakan Kampanye “Ramadan yang #BenarBenarAsliAlami”. Sebuah kampanye yang digalakkan tentang betapa pentingnya memerhatikan pola konsumsi saat puasa terutama memilih camilan yang asli dan alami.    

Furiyanti, Founder Kata Oma Telur Gabus mengatakan, “Sebagai brand yang peduli terhadap keluarga, kami memahami permasalahan yang dialami para ibu saat bulan Ramadan ketika menyediakan santapan buka puasa dan sahur yang tepat bagi keluarga. Apalagi di saat pandemi, asupan perlu diatur sehingga imunitas tetap terjaga walaupun sedang berpuasa."

"Komitmen kami yaitu secara konsisten menggunakan bahan-bahan asli dan alami dalam Kata Oma Telur Gabus menjadi solusi bagi para ibu sebagai alternatif memberikan pilihan camilan yang berkualitas," papar Furiyanti.

"Tak hanya itu, ide kreasi dalam setiap makanan juga hal yang sering dicari saat puasa. Oleh karenanya kami memberikan berbagai resep-resep unik menggunakan Kata Oma Telur Gabus yang dapat dijadikan referensi di kanal media sosial kami,” tambahnya lagi.

Kampanye “Ramadan Yang #BenarBenarAsliAlami” merupakan bentuk komitmen Kata Oma Telur Gabus untuk memberikan edukasi dan inspirasi bagi para ibu dalam memenuhi kebutuhan kalori harian keluarga untuk buka puasa dan sahur. 

Isabel Yuliani Wijaya, Brand Manager Kata Oma Telur Gabus mengatakan, “Seorang ibu memiliki peranan penting untuk mengatur panganan, agar anggota keluarganya tetap segar dan bugar saat berpuasa. Sehingga kami tergerak untuk memberikan edukasi dan inspirasi kepada para ibu dalam memberikan camilan bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan kalori harian keluarga yang bisa dikonsumsi saat buka puasa dan sahur."

"Hal ini kami wujudkan dalam kampanye “Ramadan Yang #BenarBenarAsliAlami” dan juga inspirasi resep menu #BekalDariOma edisi Ramadan yang bisa dicoba para ibu di rumah," sambung Isabel lagi.

Inspirasi resep #BekalDariOma edisi Ramadan ini juga bisa didapatkan langsung di Instagram resmi Kata Oma Telur Gabus/@kataoma.id. Tidak hanya berbagi inspirasi resep, Kata Oma Telur Gabus juga membagikan tips-tips seputar Ramadan yang bermanfaat lho untuk kamu semuanya.

(TIN)

MOST SEARCH