KULINER

Sering Dianggap Lebih Sehat, Apakah Memang Makanan Organik Selalu Lebih Baik?

Raka Lestari
Rabu 12 Januari 2022 / 07:30
Jakarta: Makanan yang berlabel organik saat ini menjadi pilihan yang cukup populer. Hal ini ditandai dengan menjamurnya toko-toko atau supermarket yang menjual produk organik.

Beberapa orang juga menganggap bahwa bahan makanan yang organik selalu lebih baik. Namun apakah memang demikian?

Dilansir dari Insider, berikut ini adalah beberapa keunggulan makanan organik:
 

1. Makanan organik mengandung lebih banyak antioksidan


Berdasarkan sebuah tinjauan pada 2014 menemukan bukti bahwa makanan organik mengandung antioksidan dengan konsentrasi lebih tinggi dibandingkan yang non-organik. Antioksidan dapat membantu mengurangi risiko untuk mengembangkan beberapa kondisi seperti penyakit jantung dan kanker jenis tertentu.
 

2. Makanan organik biasanya mengandung lemak yang lebih sehat


“Daging dari hewan-hewan yang dilepaskan secara liar cenderung memiliki lemak yang lebih sehat, seperti asam lemak omega-3. Untuk itu, daging, produk susu, dan telur organik berpotensi lebih sehat dibandingkan yang non-organik,” kata Michael Dann, MD, seorang gastroenterologis di Weill Cornell Medical Center.
 

3. Makanan organik tidak mengandung pestisida sintetis


Makanan organik tidak benar-benar bebas pestisida, hanya saja bebas dari pestisida sintetis. Pestisida sintetis lebih beracun dibandingkan yang organik dan bisa bertahan lebih lama di makanan dibandingkan yang menggunakan pestisida organik.

“Baik itu pestisida organik atau sintetis, penting untuk mencuci sayur dan buah dengan benar dan pastikan tidak ada residu pestisida pada buah dan sayur,” kata Dann.
 

4. Apakah makanan organik lebih baik?


“Ketika berbicara mengenai manfaat nutrisinya, ada beberapa argumen yang menentang makanan organik. Namun ada beberapa bukti yang berkembang, yang menunjukkan bahwa ada potensi manfaat dari mengonsumsi makanan organik,” kata Dann.

Dan salah satu kekurangan dari makanan organik adalah harganya yang cenderung lebih mahal dibandingkan produk non-organik. Untuk orang-orang yang menyukai makanan organik, tetapi khawatir dengan harganya yang lebih mahal, Dann menyarankan untuk membeli baik itu produk organik dan non-organik sebagai solusi yang realistis.

“Kamu bisa mencampur produk organik dan non-organik ketika membeli bahan makanan, terutama jika harga yang lebih mahal menjadi masalah,” ujar Dann.

“Pilih jenis makanan organik yang paling diperlukan kemudian campurkan dengan produk yang non-organik. Beberapa orang mungkin memprioritaskan untuk membeli daging organik, sedangkan beberapa lainnya memilih untuk membeli sayur dan buah organik saja," tutupnya.
(FIR)

MOST SEARCH