FITNESS & HEALTH

Migrain, Salah Satu Tanda di Kepala Bila Kolesterol Tinggi

Mia Vale
Minggu 12 Juni 2022 / 11:00
Jakarta: Bukan rahasia lagi bahwa kolesterol tinggi merupakan faktor risiko berbagai masalah kesehatan yang serius. Ini termasuk penyakit arteri koroner, yang dengan sendirinya dapat menyebabkan masalah serius seperti serangan jantung atau kondisi jantung yang menyakitkan lainnya. 

Namun, bila memiliki kolesterol tinggi dan juga sering mengalami sakit kepala atau pusing, apakah ada hubungan langsung antara keduanya. Berikut jawaban, ahli jantung Luke Laffin, MD., seperti yang telah dinukil dari Cleverland Clinic. 
 

Apakah kolestero tinggi sebabkan sakit kepala? 


Kebanyakan orang dengan kolesterol tinggi tidak menunjukkan gejala sampai mereka mengalami serangan jantung atau stroke, atau mengalami angina, kondisi jantung yang menyakitkan. 

Mengingat hal ini, apakah kolesterol tinggi menyebabkan sakit kepala? “Tidak ada bukti pasti bahwa itu benar,” jawab Dr Laffin. Jika kadar kolesterol sangat tinggi, gejala fisiknya berbeda. 

Yang menjadi kebingungan, munculnya kondisi yang sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi di mana bukan kolesterol tinggi itu sendiri. Pun terkadang dapat menyebabkan sakit kepala.


kolestero tinggi sebabkan sakit kepala
(Sebuah studi 2011 terpisah menemukan bahwa orang yang menderita migrain dengan aura – jenis migrain tertentu yang disertai dengan perubahan penglihatan atau bicara, berlaku bagi orang yang diklasifikasi sebagai lansia. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


"Saya melihat banyak orang bertanya, 'Apakah tekanan darah tinggi saya menyebabkan sakit kepala?' Itu pertanyaan yang cukup umum," ujar Dr Laffin. “Sebagian besar waktu, jawabannya adalah tidak," tambahnya. 

Otak memiliki kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dengan tingkat tekanan darah tinggi untuk waktu yang singkat. Tetapi jika kadar ini sangat tinggi, bisa menimbulkan sakit kepala. 

“Bagaimana hal itu berkontribusi terhadap sakit kepala sedikit dipertanyakan,” tukas Dr Laffin. Namun, penumpukan plak di arteri juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan stroke.
 

Kolesterol tinggi dan sakit kepala migrain


Dr Laffin mencatat bahwa tidak ada penelitian yang membuktikan kolesterol tinggi menyebabkan sakit kepala migrain. "Kita sering menganggap sakit kepala migrain sebagai fenomena vasodilatasi, atau sesuatu yang terjadi ketika pembuluh darah melebar. 

"Itu adalah fenomena yang benar-benar terpisah dari aterosklerosis." Namun, dalam beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian telah menemukan hubungan menarik antara kadar kolesterol dan sakit kepala migrain. 

Misalnya, sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa orang yang sering mengalami migrain intens memiliki kadar kolesterol total yang lebih tinggi dan kadar kolesterol LDL (atau jahat) yang lebih tinggi. 

Ketika orang-orang dalam penelitian ini menerima pengobatan selama tiga bulan, yang membantu mengurangi migrain mereka, tingkat ini menurun. 

Namun, penelitian ini hanya melibatkan 52 orang, yang terlalu kecil untuk menarik kesimpulan besar dan menyeluruh. Dan hasilnya tidak berarti kolesterol tinggi yang menyebabkan migrain ini. 

“Pengertian umum adalah ada hubungan ketika kita berbicara tentang sakit kepala migrain,” ujar Dr. Laffin. Tapi itu tidak selalu berarti sebab dan akibat. 

Sebuah studi 2011 terpisah menemukan bahwa orang yang menderita migrain dengan aura – jenis migrain tertentu yang disertai dengan perubahan penglihatan atau bicara – memiliki kadar kolesterol dan trigliserida total yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami sakit kepala. Namun, ini hanya berlaku bagi orang yang diklasifikasi sebagai lansia.

(TIN)

MOST SEARCH