FITNESS & HEALTH

Eka Hospital Catat Rekor Muri dan Resmikan Pusat Layanan Diabetes Pertama di Indonesia

Raka Lestari
Selasa 01 Desember 2020 / 12:13
Jakarta: Eka Hospital berhasil mencatatkan Rekor Muri dengan kategori Rumah Sakit pertama yang melayani pemeriksaan rapid test dan gula darah gratis melalui metode drive thru selama satu bulan.   

Kegiatan tersebut digelar serentak di 4 lokasi yaitu Eka Hospital BSD, Pekanbaru, Cibubur, dan Bekasi mulai tanggal 1 hingga 30 November 2020 dengan peserta sebanyak 11.231 orang.

Oleh karena itu, Eka Hospital terus berusaha melakukan terobosan dengan menyediakan layanan kesehatan terpadu, salah satunya menghadirkan Pusat Layanan Diabetes Terintegrasi Pertama di Indonesia dan dipimpin langsung oleh Prof. DR. Dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE.

“Bagi pasien diabetes, pemeriksaan gula darah saja tidak cukup. Kesehatan jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf juga harus diperhatikan karena jika tidak terkontrol akan menimbulkan komplikasi," ujar Prof. DR. Dr. Sidartawan Soegondo selaku Chairman Diabetes Connection Care dalam Press Conference, yang digelar di Eka Hospital BSD, pada Selasa, 1 Desember 2020.

"Atas dasar itulah kami menghadirkan pusat layanan Diabetes Connection Care yang terdiri dari tim dokter multi-disiplin dan bekerja sama menangani diabetes secara komprehensif,” katanya lagi. 


eka hospital
(Eka Hospital melakukan terobosan dengan menyediakan layanan kesehatan terpadu, yaitu menghadirkan Pusat Layanan Diabetes Terintegrasi Pertama di Indonesia. Foto: Dok. Medcom.id/gaya/Raka Lestari)
 

Tim spesialis dari multi-disiplin ilmu 


Diabetes Connection Care juga beranggotakan tim dokter spesialis yang terdiri dari multi-disiplin ilmu seperti endokrinologis, kardiologis, neurologis, nefrologis, dan spesialis lainnya yang secara profesional akan bekerja sama dalam menangani pasien mulai dari tahap promotif, preventif, diagnosa, terapi/kuratif hingga tindakan rehabilitatif.

"Melalui kehadiran pusat layanan Diabetes Connection Care, Eka Hospital menjadi Rumah Sakit swasta pertama yang  memiliki pusat layanan terintegrasi untuk diabetes melitus dan berharap dapat membantu lebih banyak lagi pasien dengan masalah diabetes, mendapatkan penanganan dan tindakan secara komprehensif hingga melakukan perawatan secara berkala," ujar Erwin Suyanto, Head Marketing Corporate & Public Relation Eka Hospital.

Di Indonesia sendiri diperkirakan terdapat 10,7 juta jiwa yang hidup dengan diabetes. Hal ini membuat Indonesia  menempati posisi ke-7 di dunia sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak.  

Angka tersebut belum ditambahkan dengan penderita pra-diabetes sebanyak 29,1 juta jiwa yang menempatkan Indonesia pada posisi ke-3 di dunia, sebagai negara dengan penderita pra-diabetes terbanyak. Ironisnya, baru sekitar 2 persen yang sudah terdiagnosis oleh dokter dan melakukan pengobatan.
(TIN)

MOST SEARCH