FITNESS & HEALTH

Negara ASEAN Bentuk Standar Prokes yang Sama

Mia Vale
Minggu 15 Mei 2022 / 18:00
Jakarta: Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melaporkan mengenai keberhasilan presidensi Indonesia dalam pertemuan Menteri Kesehatan se-ASEAN (15th AHMM) di Hotel Conrad, Bali, Sabtu, 14 Mei 2022. 

Ia mengatakan bahwa negara anggota ASEAN akan mengelurkan joint statement mengenai adopsi negara-negara ASEAN terhadap standar protokol kesehatan. 

Protokol kesehatan tersebut nantinya bisa digunakan di negara anggota ASEAN. Menkes Budi menganalogikan protokol kesehatan itu sebagai paspor sehingga kalau ke luar negeri secara legal butuh paspor dan paspornya bisa dikenali di negara yang dituju. 



Negara ASEAN akan mengelurkan joint statement terhadap standar protokol kesehatan
(Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa negara anggota ASEAN akan mengelurkan joint statement mengenai adopsi negara-negara ASEAN terhadap standar protokol kesehatan. Foto: Dok. Birkom Kemenkes)


"Ini sama dengan yang akan kita capai di G20 supaya nanti aplikasi PeduliLindungi atau di TraceTogether dari Singapura bisa interkoneksi satu sama lain," jelas Menkes pada konferensi pers usai pertemuan 15th AHMM. 

Menkes Budi juga mengatakan bahwa ke depannya, ia ingin hal yang sama terjadi untuk sektor kesehatan

Menkes juga menginginkan di bidang kesehatan juga diberlakukan yang sama seperti paspor. Pasalnya saat ini, travel butuh serifikat vaksin. 

Standar protokol kesehatan yang sama pun dibuat berbasis teknologi. Di antaranya menggunakan kode QR dengan mengikuti standar ke kode QR nya WHO, yakni bisa manual atau bisa juga pakai aplikasi di ponsel pintar. 

"Nanti rencananya, kita akan bekerja sama dengan negara-negara G20. Mudah-mudahan inisiatif dari ASEAN ini bisa mengonvergensi teknologi digital," harap Menkes Budi. 
(TIN)

MOST SEARCH