FITNESS & HEALTH

Masker Lembap Tak Baik dan Bisa Merusak Kulit

Raka Lestari
Selasa 24 November 2020 / 19:48
Jakarta: Saat ini memakai masker sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Beberapa ada yang menyerasikannya dengan style baju atau aksesori lainnya.

Tapi saat cuaca panas memakai masker juga merupakan hal yang bisa bikin kamu kurang nyaman. Ini karena terasa lembap akibat keringat.

Profesor dermatologi Carrie L. Kovarik, mengatakan bahwa ketika kamu menggunakan masker yang lembap maka itu dapat merusak kulit. “Pada cuaca panas, kulit akan lebih lembap dan kulit akan rentan mengalami masalah daripada biasanya,” katanya. 

“Kelembapan dari udara yang dihembuskan saat bernapas atau penumpukkan hawa panas pada masker dapat membuat kulit rentan mengalami ruam.”

Selain itu, menurut Dr Shan Soe-Lin masker yang lembap cenderung kurang efektif dalam mencegah masuknya virus ke dalam tubuh ketika dalam kondisi lembap. 

Dalam laman Nursing Times, penelitian juga menunjukkan bahwa akumulasi kelembapan yang dihembuskan pada masker kamu dapat membuatnya kurang efisien sehingga dengan mengganti masker dengan yang baru merupakan pilihan yang efektif.


masker
(Gunakan masker berbahan katun agar tidak panas, sertakan membawa cadangannya ya. Foto: Unsplash.com)


Nicole Jochym, dari Sew Face Mask Philadelphia mengatakan bahwa untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya memilih masker yang berbahan dasar katun. 

Katun merupakan bahan yang baik untuk sirkulasi udara dibandingkan serat sintetis. Jochym juga menyarankan agar sebaiknya menghindari menambahkan filter di dalam masker karena dapat membuat masker menjadi lebih panas.

Rekomendasi terbaik adalah menggunakan masker yang memiliki tali yang bisa disesuaikan atau menggunakan tali elastis sehingga tidak menyebabkan iritasi di belakang telinga.

Dan bawa masker cadangan berbahan katun lainnya. Serta jangan lupakan protokol kesehatan 3M lainnya yaitu mencuci tangan serta menjaga jarak.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(TIN)

MOST SEARCH