FITNESS & HEALTH

Apakah Curcumin Bisa Menjadi Alternatif Mencegah Covid-19?

Raka Lestari
Kamis 22 Oktober 2020 / 06:07
Jakarta: Indonesia terkenal akan kekayaan alamnya yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah temulawak, yang merupakan tanaman asli Indonesia dengan nama latin Curcuma Xanthorrhiza.

Tanaman herbal ini mengandung zat aktif berupa curcumin. Yaitu senyawa berwarna kuning yang terkandung dalam temulawak dan kunyit yang sudah dipercaya oleh masyarakat Indonesia akan manfaatnya.

“Memang untuk manfaat dari curcumin ini masih belum bisa dipastikan karena memang harus dibuktikan dengan suatu penelitian yang spesifik untuk pencegahan covid-19. Akan tetapi, curcumin ini sangat berpotensi untuk digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh,” kata DR (Cand) dr Inggrid Tania, M.Si, Ketua Umum PDPOTJI, dalam acara Talkshow Kesehatan dan Peluncuran Curcuma Force.

Menurut dr. Inggrid, dengan memiliki imun tubuh yang baik, maka kita bisa berharap bahwa tubuh bisa memiliki kemampuan untuk mencegah terkena covid-19.

“Meskipun memang, pencegahan itu harus dilakukan secara komprehensif ya. Tidak cuma imun tubuh saja, tetapi juga harus ada upaya lain. Misalnya selain menjaga imun tubuh tetapi juga perlu diet untuk mendapatkan gizi yang seimbang,” jelas dr. Inggrid.

“Selain itu juga tubuh harus mendapatkan cairan yang cukup, melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, hindari stres, dan mencukupi vitamin dan mineral. Dan yang tidak boleh terlupakan adalah harus melakukan protokol kesehatan yang baik dan disiplin,” tambahnya.

Menurut dr. Inggrid, curcumin bersifat antioksidan, anti peradangan, imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meregulasi respons imun. Di samping itu, curcumin memiliki sifat sebagai antikanker, artinya mencegah proses perubahan sel normal menuju sel kanker. Curcumin juga bisa membantu pemulihan dari penyakit infeksi karena dapat membantu memperbaiki nafsu makan.

“Di India saja contohnya, mereka menggunakan suplemen yang mengandung curcumin seperti kunyit sebagai upaya untuk mencegah penularan covid-19. Dan secara umum, curcumin aman untuk dikonsumsi oleh anak yang sudah berusia 1 tahun ke atas,” tutup dr. Inggrid.
(FIR)

MOST SEARCH