FITNESS & HEALTH

Maradona Meninggal Dunia akibat Henti Jantung, Berikut Beberapa Penyebabnya

Raka Lestari
Kamis 26 November 2020 / 18:37
Jakarta: Legenda sepakbola asal Argentina, Diego Armando Maradona meninggal dunia pada Rabu, 25 November 2020 waktu setempat. Meninggalnya mantan pemain Napoli itu akibat henti jantung. Ternyata henti jantung yang dialami Maradona, berbeda dengan serangan jantung pada umumnya.

Menurut Centers for Disease Control dan Prevention (CDC), serangan jantung disebabkan oleh gangguan suplai darah ke otot jantung (biasanya dikarenakan gumpalan di pembuluh darah koroner).

Sementara seperti dilansir Heart, henti jantung terjadi ketika sistem kelistrikan jantung yang sakit mengalami malfungsi. Kerusakan ini menyebabkan irama jantung tidak normal seperti takikardia ventrikel atau fibrilasi ventrikel. Beberapa sebab henti jantung juga karena sangat lambatnya irama jantung.

Sedangkan untuk penyebab lainnya dari henti jantung adalah, otot jantung yang menebal. Selain itu dalam kondisi tertentu, berbagai obat jantung dapat menyebabkan aritmia yang menyebabkan henti jantung mendadak.

Henti jantung juga disebabkan kelainan pembuluh darah. Seperti kelainan pembuluh darah bawaan, terutama di arteri koroner dan aorta, dapat menyebabkan henti jantung. Adrenalin yang dilepaskan selama aktivitas fisik yang intens seringkali bertindak sebagai pemicu henti jantung mendadak.

Penyebab yang terakhir adalah, penggunaan narkoba. Penggunaan obat obatan tertentu dapat menyebabkan henti jantung mendadak, bahkan pada orang dalam kondisi sehat sekalipun.
(FIR)

MOST SEARCH