FITNESS & HEALTH

Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental Anak dan Dewasa

Sandra Odilifia
Selasa 24 November 2020 / 17:00
Jakarta: Olahraga sangat bagus untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun tak hanya itu, aktivitas ini juga bagus untuk kesehatan mental.

Sebuah studi menemukan bahwa olahraga secara khusus memiliki dampak positif pada pikiran. Meski bukan obat depresi, aktif dan rutin berolahraga telah terbukti mengurangi beberapa gejala depresi pada remaja dan orang dewasa.

Aktivitas olahraga kian hari semakin populer. Selain meningkatkan metabolisme, olahraga juga dapat membuat orang merasa bertenaga, lebih percaya diri, meningkatkan fungsi otak dan mengurangi tingkat depresi serta kecemasan.

Para peneliti menganalisa 33 studi klinis yang berbeda dengan melibatkan total 1.877 orang untuk mencari tahu, apakah latihan ketahanan memiliki efek pada gejala depresi. Seperti merasa tak berharga, suasana hati buruk, dan kehilangan semangat untuk beraktivitas.
 
"Menariknya, peningkatan angka lebih besar ditemukan pada orang dewasa dengan gejala depresi ringan hingga sedang. Artinya, latihan olahraga ketahanan memberi efek khusus pada mereka yang memiliki gejala depresi pada tingkat tersebut," ujar peneliti Brett Gordon.
 
Disamping itu, penelitian berbeda juga dilakukan pada anak-anak. Hasilnya, anak-anak yang aktif berolahraga dengan intensitas sedang hingga kuat, menunjukkan gejala depresi lebih sedikit pada tahun kemudian.

Penulis utama studi Tonje Zahl mengatakan depresi membuat anak-anak lebih banyak duduk dan kurang aktif. Menurutnya, waktu yang dihabiskan oleh anak-anak tanpa beraktivitas tidak bisa memprediksi depresi.

"Sehingga menjadi aktif itu lebih menguntungkan, daripada duduk terus. Jadi fokusnya sebaiknya lebih kepada pendekatan intensitas dalam sehari," ujar Zahl.

Zahl mengatakan bahwa dokter harus menasihati anak-anak yang depresi untuk lebih aktif. Meski tak bisa menyembuhkan secara total, setidaknya olahraga dapat membantu pengobatan untuk menghilangkan depresi pada anak.

Sementara untuk remaja dan orang dewasa, Gordon menyarankan untuk berolahraga atau melakukan latihan angkat beban dua kali seminggu, dengan gerakan pengulangan delapan hingga 12 kali pada 10 gerakan berbeda.
(FIR)

MOST SEARCH