FITNESS & HEALTH

Mengenal Kanker Payudara Triple Negatif, Dianggap Lebih Agresif dan Tumbuh Pesat

Raka Lestari
Jumat 22 Oktober 2021 / 13:00
Jakarta: Banyak orang yang mungkin belum familiar dengan kanker payudara subtipe triple negatif (TNBC) yang dikenal lebih agresif dari jenis kanker payudara subtipe lainnya. TNBC cenderung sudah menyebar saat ditemukan, dan kemungkinan muncul kembali setelah dirawat lebih tinggi dibandingkan jenis kanker payudara lainnya.   

TNBC menjadi penyebab sekitar 10-20 persen kasus kanker payudara secara total dan menyerang wanita di bawah usia 40 tahun.  Menurut penelitian pada 2014, kejadian TNBC menjadi terbesar kedua di Indonesia di antara tipe kanker payudara lainnya dengan persentase 25 persen.

Gejala TNBC serupa dengan jenis kanker payudara lainnya, seperti benjolan baru di payudara atau ketiak, penebalan atau pembengkakan pada bagian payudara, iritasi atau lesung pipit pada kulit payudara, kulit kemerahan atau bersisik di area puting atau payudara. Bisa juga puting tertarik ke dalam atau nyeri di area puting, keluarnya cairan dari puting selain ASI, termasuk darah. Serta, perubahan ukuran atau bentuk payudara, ataupun nyeri di setiap area payudara.

Prof. DR. dr. Ami Ashariati, SpPD.-KHOM, menjelaskan saat kanker payudara didiagnosis melalui tes pencitraan dan biopsi, sel-sel kanker akan diteliti untuk fitur tertentu.


(TNBC cenderung sudah menyebar saat ditemukan, dan kemungkinan muncul kembali setelah dirawat lebih tinggi dibandingkan jenis kanker payudara lainnya. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


"Jika sel-sel kanker tidak memiliki reseptor estrogen atau progesteron, dan juga tidak memproduksi protein HER2, maka kanker ini dikategorikan sebagai jenis kanker payudara tripel negatif. Kanker ini sangat agresif sebab tumbuh begitu cepat dan dapat tumbuh kembali meski setelah diobati," ujarnya dalam Webinar Kanker Payudara, pada Kamis, 21 Oktober 2021. 

Lebih lanjut Prof. Ami mengatakan bahwa modalitas pengobatan pada kanker payudara secara umum terdiri dari tiga hal pokok yaitu operasi, radiasi, dan terapi sistemik berupa kemoterapi, terapi hormonal, terapi target dan imunoterapi.

"Pemilihan modalitas pengobatan dengan mempertimbangkan banyak hal, tetapi ada dua hal yang penting yaitu stadium dan subtipe kanker payudara, baru kemudian faktor lain seperti usia dan penyakit penyerta lainnya," jelas Prof. Ami. 

Opsi pengobatan kanker payudara triple negatif stadium awal, lanjut atau metastasis pada prinsipnya sama dengan subtipe yang lain. Akan tetapi, masih sangat terbatas hasilnya karena mepunyai sifat tumbuh kembali lebih cepat walaupun sudah diobati dengan benar.
(yyy)

MOST SEARCH