FITNESS & HEALTH

Jemaah Haji Indonesia Paling Banyak Alami Hipertensi, Begini Cara Mencegahnya

Mia Vale
Rabu 22 Juni 2022 / 19:58
Jakarta: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. Dan Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS meminta semua petugas kesehatan mengampanyekan gerakan cegah dan kendalikan hipertensi.

Tercatat dari sekitar 3000 kasus rawat jalan jemaah haji Indonesia baik di kloter, sektor, maupun KKHI, sebanyak 1.384 merupakan kasus hipertensi. “Untuk itu perlu ada kampanye gerakan peduli hipertensi bagi jamaah haji,” ujar dr. Budi

Budi menuturkan, gerakan peduli hipertensi bagi jamaah haji bisa dilakukan melalui aksi:

1. Rutin periksakan kesehatan
2.  Konsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter
3. Sesuaikan aktivitas dengan kondisi kesehatan
4. Jaga keseimbangan pola makan
5. Makan sayur dan buah
6. Hindari kelelahan


(Dehidrasi, aktivitas fisik yang berlebihan dan kelelahan disinyalir menjadi penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah bagi jemaah haji. Foto: Dok. Ilustrasi/Pexels.com)

Dehidrasi, aktivitas fisik yang berlebihan dan kelelahan disinyalir menjadi penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah bagi jemaah haji.

Untuk itu asupan cairan yang cukup saat beraktivitas menjadi hal yang harus diperhatikan baik bagi Jemaah maupun para Tenaga Kesehatan Haji (TKH).

Kampanye gerakan pengendalian hipertensi terus dilakukan oleh tim promosi kesehatan baik di daker Madinah maupun daker Makkah.

Koordinator promosi kesehatan (Promkes) PPIH Arab Saudi bidang kesehatan, dr Edi Supriyatna mengatakan kampanye gerakan pengendalian hipertensi sudah dilaksanakan sejak Sabtu, 18 Juni 2022 di sektor dan seputaran mesjid Nabawi, Madinah.

Tim akan terus bergerak ke maktab-maktab, tempat pemondokan jemaah. Demikian pula di Makkah. “Sosialisasi sudah kami lakukan kemarin di sektor satu,” katanya.
(TIN)

MOST SEARCH