FITNESS & HEALTH

Long Covid: Mulai Durasi Sampai Tingkat Kejadian

Mia Vale
Kamis 11 Agustus 2022 / 20:30
Jakarta: Ada beberapa gejala yang terkait dengan covid berkepanjangan atau long covid. Sementara di satu sisi kita tahu bahwa mendapat informasi yang tepat dan tetap dalam isolasi jika terkena covid bisa membantu menghentikan penyebaran covid-19.

Tapi di sisi lain kita tidak tahu apa-apa tentang kondisi long covid yang mengikuti setelah infeksi virus korona. 

Ada beberapa gejala yang terkait dengan long covid yang terjadi pada individu, terlepas dari sifat infeksi covid-19. Kondisi long covid telah membangkitkan minat di kalangan peneliti yang masih meneliti bagaimana kondisi tersebut terjadi dan bagaimana mekanisme di balik terjadinya hal tersebut. 
 

Bagaimana durasinya? 


Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, menemukan gejala persisten pada pasien positif covid pada 90-150 hari setelah covid. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengatakan bahwa kondisi long covid terjadi setelah tiga bulan sejak infeksi. 

Sesuai penelitian yang telah dinukil dari Times of India, gejala pada peserta adalah nyeri dada, kesulitan bernapas, nyeri saat bernapas, nyeri otot, ageusia atau anosmia, ekstremitas kesemutan, benjolan di tenggorokan, rasa panas dan dingin bergantian, lengan atau kaki berat, dan kelelahan umum. 

Studi ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dalam Lifelines, sebuah studi kohort observasional multidisiplin, prospektif, berbasis populasi yang meneliti kesehatan dan perilaku terkait kesehatan orang-orang yang tinggal di utara Belanda.

Penelitian cohort sendiri juga dapat diartikan sebagai studi yang memelajari hubungan antara faktor risiko dan juga efek mengenai penyakit atau masalah kesehatan



(Dikutip dari Ejournal Undip, adapun faktor yang memengaruhi kesehatan mental masyarakat adalah risiko utama depresi yang muncul akibat pandemi covid-19 antara lain resesi ekonomi, faktor jarak dan isolasi sosial, serta stres dan trauma. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Gejala long covid


Umumnya long covid bergejala membuat kelemahan atau kelelahan ekstrem yang diikuti dengan sesak napas, batuk, dan nyeri otot. Gejala lainnya adalah, batuk terus-menerus, kesulitan berbicara, kehilangan penciuman dan rasa, demam dan kurang tidur. 

Sesuai studi terbaru lainnya yang diterbitkan dalam jurnal Lancet, survei Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris hingga Mei 2022 memperkirakan bahwa 2 juta orang di Inggris telah melaporkan sendiri long covid. 

“Dari orang-orang ini, 72 persen melaporkan memiliki covid yang lama setidaknya selama 12 minggu, 42 persen selama setidaknya 1 tahun, dan 19 persen selama setidaknya 2 tahun," jelas studi tersebut. 
 

Berdampak pada kesehatan mental 


Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa covid-19 juga dapat memengaruhi fungsi otak dan kesehatan mental. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya tidak boleh mengabaikan gejala kesehatan mental (misalnya, gejala depresi dan kecemasan), atau gejala pasca infeksi tambahan yang tidak dinilai dalam penelitian ini (misalnya, kabut otak, insomnia, dan malaise pasca-berolahraga).

Covid telah membuat banyak orang stres. Dari awal pandemi dengan penguncian dan penutupan (seperti PPKM misalnya kalau di Indonesia), hingga sekarang covid-19 telah berdampak pada kesehatan mental orang. Kecemasan, ketidakpastian, sulit konsentrasi, otak berkabut, dan kesepian dilaporkan secara besar-besaran sebelum masalah lama covid-19 muncul. 
 

Tetap waspada walau gejala ringan   


Pakar dan peneliti kesehatan sangat menyarankan untuk mewaspadai kondisi long covid karena banyak kasus di mana orang yang memiliki gejala ringan menunjukkan tanda-tanda covid yang ekstrem di kemudian hari.

Bahkan beberapa penelitian menemukan kasus long covid pada orang yang tidak mengidap covid, sehingga mengisyaratkan bahwa prevalensi long covid juga mungkin terjadi pada kasus tanpa gejala. 
 

Tips sehat selama long covid


Meskipun tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan long covid, namun hal ini bisa dikelola, bergantung pada sifat gejalanya. Seseorang harus membuat perubahan gaya hidup dan mencari bantuan medis untuk mengatasi komplikasi pasca covid. 

Jangan menunggu kondisi tersebut hilang dengan sendirinya. Pasalnya gejala ini bisa bertahan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, dengan memberikan dampak yang sangat besar pada aktivitas sehari-hari.
(TIN)

MOST SEARCH