FITNESS & HEALTH

3 Cara Manfaatkan Rasa Cemas Jadi Positif

Mia Vale
Senin 20 September 2021 / 08:00
Jakarta: Siapa bilang cemas itu selalu negatif? Kecemasan sebenarnya memiliki fungsi yang sehat dan penting. Misal, untuk membantu merangsang perilaku dan memberi kita energi ekstra untuk melakukan perilaku tersebut. Sedikit kecemasan bisa memicu adrenalin dan fokus. 

Dan ini berguna saat kita berada dalam situasi "go time" seperti saat ujian, saat presentasi penting, atau bahkan saat persiapan untuk wawancara pekerjaan. 

Kecemasan sering kali merupakan sinyal sehat yang memandu kita untuk lebih mudah mengambil tindakan. Untuk melihat pendekatan mana yang baik, Mindbodygreen sudah membaginya menjadi tiga kategori. 
 

1. Kecemasan bersiap menghadapi tantangan


Contoh: Kamu akan menghadiri pertemuan besar, di mana semua manajer senior akan datang. Perasaan gelisah pun hadir. Sentakan kecemasan saat duduk muncul, membayangkan pertemuan, bertanya-tanya apa yang akan kamu katakan. 

Tindakan yang harus dilakukan: Segera buat daftar langkah-langkah persipan untuk diri sendiri. 

Misal, membuat kerangka presentasi, berlatih presentasi, memvisualisasikan pertemuan akan berjalan dengan baik. Persiapan, meskipun tampak mendasar, tapi akan membantu memastikan hasil yang positif untuk kamu. 

Ditambah lagi akan membantu menenangkan diri dengan membakar adrenalin ekstra yang mungkin muncul karena kecemasan tentang acara besar. 


cemas
(Tak sepenuhnya rasa cemas itu buruk. Kembali pada bagaimana kamu meresponsnya untuk jadi manfaat bagi dirimu sendiri. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

2. Kecemasan yang ingin dipulihkan setelah tantangan besar


Contoh: Pertemuan telah usai dan berjalan dengan baik. Pujian pun dilayangkan. Tapi rasa cemas dan tekanan akibat presentasi masih ada. Seolah-olah tubuh dan pikiran tidak menyadari bahwa acara telah berakhir.

Tindakan yang harus dilakukan: Salurkan energi saraf sisa dari presentasi ke dalam perencanaan cara yang sehat untuk menenangkan diri secara mental dan fisik, sambil juga merayakan kesuksesan yang diraih. 

Misalnya, melakukan pijat refleksi atau bersantai sambil membaca buku dan mendengarkan musik. Gunakan sisa energi saraf ke arah relaksasi dan pemulihan. 
 

3. Kecemasan yang tidak sesuai dengan kategori di atas


Contoh: Bila tidak yakin kategori mana kecemasan kamu, atau langkah-langkah persiapan tadi sepertinya tidak membantu, eksplorasi lah kecemasanmu. Sehingga, kamu lebih memahami cara menenangkannya. 

Tindakan yang harus dilakukan: Pertama, cari akar kecemasan yang ada, sehingga kamu tahu tindakan apa yang harus diambil. Caranya, bisa dengan membuat jurnal, berbicara dengan teman atau terapis terpercaya, guna membantu untuk merenungkan serta memahami perasaan kamu lebih baik. 

Ingat, jangan selalu yakin rasa cemas itu buruk. Tapi, bukalah kemungkinan bahwa kecemasanmu memiliki tujuan yang sehat. Sehingga akan lebih mudah untuk memahami sumber kecemasan dalam hidup dan bagaimana cara terbaik untuk meresponsnya.
(TIN)

MOST SEARCH