FITNESS & HEALTH

Studi: Kopi dapat Membantu Pasien Kanker Usus Besar

Raka Lestari
Sabtu 17 Oktober 2020 / 14:06
Jakarta: Mengonsumsi kopi biasanya dikaitkan dengan efek negatif pada tubuh, terutama jika mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan. Akan tetapi, konsumsi kopi mungkin terkait dengan peningkatan umur pada pasien dengan kanker usus besar stadium lanjut atau metastatik, menurut penyelidikan asli yang diterbitkan dalam JAMA Oncology. 

Kopi mengandung lebih dari 1.000 senyawa kimia, termasuk kafein dan kahweol. Selain itu, kopi juga memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, anti-kanker. Chen Yuan, SCD dan Kimmie Ng, MD, MPH sebagai peneliti mengatakan, meskipun terlalu dini untuk merekomendasikan asupan tinggi kopi sebagai pengobatan potensial untuk kanker usus besar, penelitian kami menunjukkan bahwa minum kopi tidak berbahaya dan berpotensi bermanfaat.

Penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi kopi sebagai sumber antioksidan makanan terbesar di Amerika Serikat.

“Ada peningkatan jumlah penelitian tentang hubungan antara konsumsi kopi dan kanker lainnya, serta penyakit kronis lainnya seperti diabetes melitus dan sindrom metabolik,” kata Yuan dan Ng.

Baik kopi biasa dan kopi tanpa kafein (decaf coffee) merangsang aktivitas motorik usus besar. Bagi sebagian orang, secangkir kopi bisa memiliki efek pencahar. Yuan dan Ng menjelaskan bahwa kebiasaan mengonsumsi kopi dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membuat sel lebih reaktif terhadap hormon.

Yuan dan Ng juga mengatakan bahwa tidak jelas apakah cara seseorang meminum kopi (susu, gula, keduanya, atau tidak keduanya) berpengaruh pada kesehatan usus besar, terutama untuk pasien dengan kanker usus besar metastatik.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa asupan susu yang lebih tinggi saat minum kopi dikaitkan dengan peningkatan kelangsungan hidup secara keseluruhan pada pasien dengan kanker usus besar non-metastatik.

Di sisi lain, asupan fruktosa yang lebih tinggi dikaitkan dengan kelangsungan hidup tanpa adanya kekambuhan yang lebih buruk pada pasien dengan kanker usus besar stadium 3
(YDH)

MOST SEARCH