FITNESS & HEALTH

Aktivitas Virtual Terlalu Sering Bisa Sebabkan Fenomena Ini

MetroTV
Selasa 21 September 2021 / 14:33
Jakarta: Kegiatan masyarakat harus beralih dari offline menjadi online semenjak pandemi covid-19. Kondisi ini menyebabkan fenomena Zoom fatigue atau kondisi kelelahan mental karena terlalu sering beraktivitas secara virtual.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Diah Setia Utami mengakui, aktivitas secara virtual yang terlalu sering memang berdampak pada kelelahan fisik dan mental. Permasalahan tersebut akhirnya menyebabkan burnout dan demotivasi pada seseorang.

“Awalnya memang gangguan fisik, yang kemudian fisik tersebut menimbulkan beban yang pada akhirnya yang timbul adalah gejala masalah mental,” kata Diah dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia, Selasa, 21 September 2021.

Baca: 3 Cara Manfaatkan Rasa Cemas Jadi Positif

Masalah fisik yang ditimbulkan antara lain terjadi kelelahan pada mata, sakit kepala, vertigo, dan nyeri dari otot pundak hingga leher. Menurut Diah, kelelahan fisik maupun mental akan membuat seseorang menjadi malas dan terlihat tidak segar.

Kelelahan yang tidak segera ditangani dan beban pekerjaan yang semakin berat dapat menyebabkan depresi. Selain itu, Jam kerja selama bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang tidak stabil juga menjadi alasan kuat seseorang mengalami kelelahan.

“Biasanya dengan WFH ini jam kerja kita menjadi tidak stabil, tergantung dari pimpinan maunya kapan. Lama-lama kelelahan fisik dan tentu kelelahan mental termasuk kondisi depresi,” jelasnya.

Zoom fatigue juga dapat terjadi pada anak yang menjalani pembelajaran jarak jauh. Diah meminta orangtua murid serta guru memahami ketika anak menunjukkan gejala kelelahan. 

“Jika anak sudah mulai cranky (mudah marah) itu sudah harus mulai waspada, jangan-jangan dia sudah mengalami kelelahan atau burnout pada sekolah,” kata Diah. (Widya Finola Ifani Putri)
(CIN)

MOST SEARCH