FITNESS & HEALTH

Kale Vs Bayam: Manakah yang Lebih Sehat?

Raka Lestari
Minggu 23 Januari 2022 / 13:00
Jakarta: Sayuran berdaun hijau dikenal karena memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah antioksidan. Berbagai jenis sayuran berdaun hijau sangat mudah ditemukan, mulai dari bayam, brokoli, dan kale.

Ketiga sayuran tersebut akhir-akhir ini tingkat popularitasnya cukup meningkat karena dianggap sebagai salah satu superfood. Namun apakah memang kale benar-benar pilihan yang terbaik? 

Women's Health melaporkan bahwa kale sudah dikenal sejak abad ke-17 dan mulai mendapatkan popularitas selama Perang Dunia II untuk memerangi malnutrisi selama pada saat terjadi kelangkaan makanan. Saat ini, kale banyak digunakan dalam membuat salad, dijadikan keripik, bahkan dipanggan bersama dengan roti. 

Menurut Torey Armul, RD, seorang ahli nutrisi mengatakan, "Hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan, kale mengandung jumlah vitamin A dan vitamin C dalam jumlah yang sangat tinggi." 

Faktanya, satu gelas kale yang sudah dicincang mengandung 133 persen dari asupan harian yang direkomendasikan. Selain itu, kale juga merupakan sumber yang baik untuk kalsium, serat, dan folat dengan kandungan gula dan kalori yang rendah. 


kandungan bayam
(Kale dan bayam sama-sama baik bagi kesehatan karena kandungannya. Dan jika kamu tidak suka rasa kale yang agak pahit, mungkin kamu bisa memilih bayam. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Sama seperti kale, satu cangkir bayam mengandung tujuh kalori dan juga dapat memenuhi setengah dari kebutuhan harian tubuh akan vitamin A dan hampir dua kali lipat kebutuhan harian akan vitamin K yang sangat baik untuk darah, tulang, dan jaringan. Armul juga menambahkan bahwa bayam juga sarat dengan vitamin C dan folat. 

"Pada dasarnya, kale dan bayam sangat mirip. Namun jika kamu ingin mengetahui secara detail, kale memiliki lebih banyak vitamin C dan D dibandingkan bayam dan bayam mengalahkan kale untuk kandungan folat, vitamin K dan zat besi," kata Armul. Namun keduanya sama-sama rendah kalori, serbaguna dan mudah didapatkan tidak terganntung musim tertentu. 

Jadi, itu semua tergantung pada nutrisi apa yang ingin kamu penuhi dan mana yang memiliki rasa lebih enak jika kamu harus memilih antara kale atau bayam. 

"Sudah jelas bahwa menikmati makanan adalah indikator terbaik untuk makan lebih banyak ke depannya," jelas Armul. Apa pun nilai gizinya, jika kamu tidak suka rasa kale yang agak pahit, mungkin kamu bisa memilih bayam.
(TIN)

MOST SEARCH