FITNESS & HEALTH

Hati-hati, 6 Sifat Sehari-hari Bisa Memberi Kesan Siapa Dirimu

Mia Vale
Senin 19 September 2022 / 10:05
Jakarta: Seseorang mungkin mencurahkan banyak waktu dan energi untuk berolahraga, memilih pakaian, dan merias wajah dengan benar untuk memberikan kesan baik terhadap orang lain. Tetapi sesuatu yang kecil seperti jabat tangan pun dapat mengirimkan sinyal yang sangat berbeda tentang kepribadian kamu. 

Mungkin secara sadar atau tidak sadar seseorang memberikan gestur atau mempunyai kebiasaan tertentu saat sedang berbincang dengan orang lain. Misal, tidak menatap mata lawan bicaranya, tidak begitu mendengarkan pembicaraan yang diutarakan, atau bahkan sering terlambat datang. 

Mungkin sifat atau kebiasaan ini terkesan sepele, namun dari hal itu, orang lain dapat menilai bagaimana atau seperti apa kamu sebenarnya. Jadi, ada baiknya pertimbangkan kesan yang dapat kamu buat dengan gerakan dan kebiasaan sehari-hari ini. Jangan-jangan satu dari enam gerakan atau kebiasaan ini ada yang sering kamu lakukan. 
 

1. Menghindari kontak mata 


Mempertahankan kontak mata saat seseorang berbicara akan membantu membangun kepercayaan karena menunjukkan minat yang tulus. Tidak melakukan kontak mata dapat menimbulkan perasaan ditolak dan cemas. 

“Biasanya orang tidak melakukan kontak mata dengan kamu jika mereka tidak mengenalmu,” ujar Tina Gilbertson, psikoterapis sekaligus penulis Constructive Wallowing. 

Atau seperti yang dilansir dari The Healthy, bisa juga karena ada rasa malu, sombong, atau harga diri yang rendah. Perlakuan ini, memproyeksikan isyarat kepribadian menjadi tidak ramah dan tidak dapat didekati. 


(Dalam BBC disebutkan, cara berjabat tangan yang baik adalah menggunakan tangan kanan, genggaman yang bagus serta remasan lembut, telapak tangan kering, melakukan rata-rata tiga kali menggoyang tangan rekan berjabat tangan, antusiasme secukupnya dan dilakukan rata-rata dalam tiga detik. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

2. Kekuatan jabat tanganmu 


Jabat tangan seperti tikar penyambutan non-verbal. Jabat tangan yang terlalu kuat, di mana merasa tangan kamu akan putus, sering kali merupakan tanda agresivitas dan kebutuhan untuk mendominasi. Jabat tangan yang ideal, genggaman yang kuat namun bersahabat dengan kontak mata alami yang mengirimkan pesan keterlibatan dan kepercayaan dengan sedikit kehangatan.
 

3. Tidak tersenyum 


Ekspresi ini kerap diartikan kalau kamu tidak senang. Walau kamu tidak bisa tersenyum sepanjang hari, tetapi menunjukkan senyum atau setidaknya ekspresi netral ketika bertemu orang dapat membantu menyampaikan sikap positif. Sebuah artikel di Forbes menyarankan untuk tersenyum saat pertama kali bertemu seseorang, bahkan jika kamu sedang sibuk dan atau sedang memikirkan hal lain. 
 

4. Tidak mendengarkan 


Kita menilai orang lain dari seberapa penuh perhatian mereka tampaknya mendengarkan kita, menurut pakar komunikasi Leslie Shore, penulis Listen To Succeed. 

“Ketika kita merasa tidak didengarkan, kita merasa tidak diterima, tidak dihargai, dan tidak dihargai, dan biasanya menganggap pendengar itu dingin dan arogan,” imbuhnya. 

Agar dianggap hangat dan ramah, Shore merekomendasikan untuk mempertahankan kontak mata, mencondongkan tubuh ke depan dalam diskusi, dan berkomentar dari waktu ke waktu untuk meyakinkan pembicara bahwa kamu memerhatikan.
 

5. Terbiasa terlambat 


Keterlambatan dapat menunjukkan kurangnya rasa hormat atau minat seseorang. Bisa juga menunjukkan bahwa terlambat adalah tipikal orang yang melakukan banyak tugas, atau memiliki sifat kepribadian tipe yang santai. Tapi jangan juga langsung menghakimi orang yang datang terlambat. Tanyakan apa penyebabnya dia datang terlambat.
 

6. Kebiasaan saat gugup 


Menggigit kuku, menarik janggut, memutar-mutar rambut, atau menggaruk kulit, biasanya menunjukkan bahwa kamu gugup, kewalahan, dan tidak terkendali. Penelitian dari University of Michigan menunjukkan bahwa kebiasaan gugup ini menunjukkan kepribadian perfeksionis, lebih cenderung terlibat dalam kebiasaan ini ketika mereka frustrasi atau bosan. 
(TIN)

MOST SEARCH