FITNESS & HEALTH

Bumil Wajib Tau: Selangkangan Nyeri Tajam Itu Normal Gak Sih?

Yatin Suleha
Kamis 28 Mei 2026 / 09:05
Ringkasnya gini..
  • Baru jalan dikit langsung berasa ngilu di selangkangan? Tenang, keluhan kayak gini emang langganan banget terjadi saat usia kehamilan makin tua.
  • Nyeri di area panggul atau selangkangan, sering disebut sebagai nyeri cincin panggul atau nyeri rongga panggul.
  • Pada beberapa ibu hamil, ketidaknyamanan juga dapat terasa di sekitar perut dan pusar.
Jakarta: Baru jalan dikit langsung berasa ngilu di selangkangan? Tenang, keluhan kayak gini emang langganan banget terjadi saat usia kehamilan makin tua.

Efek nyerinya bisa macem-macem, mulai dari yang datang tiba-tiba sampai yang linu bertahan lama.

Walaupun bikin enggak nyaman buat beraktivitas, kondisi ini muncul cuma karena otot dan tulang kamu lagi meregang buat siap-siap nampung si dedek bayi. Jadi, dibawa rileks aja dan gak perlu terlalu cemas!

Nyeri di area panggul atau selangkangan, sering disebut sebagai nyeri cincin panggul atau nyeri rongga panggul. 

Dilansir dari Parents, menurut Laura Riley, MD, direktur persalinan dan kelahiran di Massachusetts General Hospital di Boston dan penulis buku "You and Your Baby: Healthy Eating During Pregnancy", kondisi ini biasanya mulai terasa pada pertengahan kehamilan, ketika ligamen bulat di area panggul meregang mengikuti pertumbuhan bayi.
 
Rasa nyeri dapat muncul secara tiba-tiba, atau terasa setelah terlalu lama berdiri dan banyak bergerak. Seiring bertambahnya usia kandungan, tekanan dari kepala bayi pada tulang kemaluan juga bisa membuat area selangkangan terasa semakin sakit.

Pada beberapa ibu hamil, ketidaknyamanan juga dapat terasa di sekitar perut dan pusar. Bahkan, sebagian mengalami perubahan warna kulit menjadi lebih pucat di area pusar, baik disertai nyeri maupun tidak.
 

Nyeri perut saat hamil tetap perlu diperhatikan



(Nyeri selangkangan saat hamil umumnya normal, tetapi ada beberapa kondisi yang tidak boleh diabaikan. Jika nyeri terasa sangat parah atau disertai kram hubungi dokter. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Meski nyeri selangkangan cukup umum terjadi, setiap keluhan nyeri selama kehamilan tetap perlu diperiksa.

Hal ini karena penelitian menunjukkan sekitar 0,5% hingga 2% ibu hamil, mengalami nyeri perut yang tidak berkaitan langsung, dengan kehamilan dan memerlukan tindakan operasi.

Oleh karena itu, penting untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan guna memastikan penyebab nyeri yang dirasakan.
 

Cara meredakan nyeri selangkangan saat hamil


Saat nyeri muncul, beristirahat dapat membantu mengurangi tekanan pada panggul. Cobalah mengangkat kaki menggunakan bantal atau sandaran kaki, agar tubuh terasa lebih nyaman. Jika nyeri muncul saat beraktivitas atau bekerja, duduk dan beristirahat sejenak biasanya membantu meredakan rasa sakit.

Mengubah posisi tubuh secara berkala, juga dapat membantu mengurangi ketegangan di area bawah perut dan panggul. Selain itu, penggunaan ikat penopang perut atau melakukan peregangan ringan, seperti menekuk lutut ke arah perut juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri.

Jika diperlukan, tenaga kesehatan mungkin menyarankan penggunaan pereda nyeri untuk membantu meredakan nyeri. Namun, ibu hamil sebaiknya menghindari penggunaan ibuprofen dan aspirin, karena tidak aman selama kehamilan.
   

Kapan harus segera menghubungi tenaga kesehatan?


Nyeri selangkangan saat hamil umumnya normal, tetapi ada beberapa kondisi yang tidak boleh diabaikan. Jika nyeri terasa sangat parah atau disertai kram, kontraksi, nyeri punggung bawah, tekanan pada panggul, pendarahan, atau peningkatan lendir vagina, segera hubungi tenaga kesehatan.

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda persalinan prematur, dan memerlukan penanganan lebih lanjut sesegera mungkin.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH