FITNESS & HEALTH

Siapa Bilang Penderita Diabetes Enggak Bisa Masak yang Sedap, Ini 5 Tipsnya!

Mia Vale
Minggu 17 April 2022 / 08:00
Jakarta: Siapa bilang menderita diabetes berarti kamu tidak bisa menyiapkan makanan buatan sendiri yang lezat? Justru faktanya, rutin memasak makanan sendiri di rumah dapat membantu kontrol gula darah.

Rutinitas memasak di rumah bisa semakin bermanfaat untuk kesehatan dengan pemilihan menu, bahan masakan, dan cara memasak yang lebih baik serta lebih sehat. 

Seperti mengutip dari penjelasan WebMD pada jurnal ilmiah Public Health Nutrition menunjukkan bahwa sering memasak di rumah, enam sapai tujuh kali per minggu, tentu berkaitan dengan asupan kalori, lemak, dan gula yang lebih rendah. 

Pun, indeks pola makan sehat lebih tinggi. Jadi, jangan buang buku masak kamu dulu, ikuti tips tentang cara memasak dengan bijak.
 

Masak dengan lemak cair 


Lemak padat sering kali termasuk lemak jenuh, yang harus dibatasi, atau lemak trans, yang harus dihindari sama sekali. Jika resep membutuhkan lemak padat seperti mentega atau shortening terhidrogenasi, cobalah margarin bebas lemak, olesan, atau shortening sebagai gantinya. 

Periksa label untuk melihat apakah produk akan berfungsi untuk memasak atau memanggang. Banyak lemak cair, minyak seperti canola, jagung, zaitun, dan biji anggur, bisa menyehatkan bila digunakan dalam jumlah sedang.

Beberapa minyak memiliki rasa yang lebih kuat yang dapat memengaruhi rasanya. Jadi bereksperimenlah untuk menemukan minyak mana yang paling cocok dengan resep mana. 


tips memasak untuk penderita diabetes
(Para ahli nutrisi lebih merekomendasikan poduk susu rendah lemak untuk penderita diabetes. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Beralih ke produk susu rendah lemak


Banyak produk susu yang digunakan dalam memasak dan memanggang mengandung lemak tinggi. Alih-alih susu murni atau setengah-setengah, tuangkan satu persen susu skim, susu skim evaporasi, atau setengah-setengah tanpa lemak. 

Alih-alih krim asam, cobalah yoghurt tawar rendah lemak atau tanpa lemak, susu mentega, atau bahkan keju cottage rendah lemak (blender untuk membuatnya halus).

Untuk membuat saus yang menggunakan krim atau susu murni, gunakan tepung maizena dan susu skim. Ingatlah untuk memasukkan produk susu dalam jumlah karbohidrat harian. 
 

Jadilah pintar tentang karbohidrat


Pilih yang memberi energi tahan lama dan serat. Ketika sebuah resep membutuhkan tepung "putih", beras "putih", atau biji-bijian olahan lainnya, cobalah mengganti tepung gandum utuh, beras merah, atau produk biji-bijian lainnya. Bisa  juga bisa menggunakan kacang tanah seperti almond atau hazelnut (filbert) meal. 
 

Hemat gula


Gula dapat dengan cepat meningkatkan gula darah, tidak seperti karbohidrat dari sayuran atau pati, yang diserap lebih lambat. Sering kali kamu dapat mengurangi jumlah gula tanpa memengaruhi rasa atau tekstur secara serius, meskipun kamu mungkin perlu menambahkan lebih banyak tepung. 
 

Bereksperimenlah dengan rasa


Raih bahan-bahan selain gula, garam, dan lemak untuk memuaskan selera kamu. Cobalah berbagai bumbu, rempah-rempah (kayu manis, kapulaga, pala), mustard, dan cuka (balsamic, sherry).

Beberapa rempah-rempah bahkan mungkin memiliki manfaat kesehatannya sendiri. Kayu manis, misalnya, dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Pilih makanan segar daripada makanan kaleng dan beku, yang cenderung lebih tinggi garamnya. 

(TIN)

MOST SEARCH