FITNESS & HEALTH

PYFA Venture Competition, Semarakkan Kompetisi Kesehatan Lewat Dunia Digital

Yatin Suleha
Jumat 09 September 2022 / 12:29
Jakarta: Berapa banyak kompetisi mengenai tema kesehatan melalui dunia digital? Apalagi sejak memasuki era pandemi, tentu saja pergeseran kebiasaan baru muncul. Dunia digital menjadi layanan yang dapat kita andalkan bagi keseharian.

Salah satunya misalnya, pasien kini dapat berkonsultasi dengan dokter melalui berbagai aplikasi seluler. Dan ini dapat dikatakan sektor kesehatan mulai memasuki era disrupsi.

Dan PT Pyridam Farma (PYFA), perusahaan farmasi yang sudah 44 tahun menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, mengadakan kompetisi bertema kesehatan melalui dunia digital yang diberi nama PYFA Venture Competition. 


(Kompetisi bertema kesehatan melalui dunia digital yang diberi nama PYFA Venture Competition, berlangsung selama empat bulan yang dimulai pada September 2022 dan pemenang akan diumumkan pada Desember 2022. Foto: Dok. Istimewa)

Kompetisi yang diperuntukan untuk para mahasiswa ini akan berlangsung selama empat bulan yang dimulai pada September 2022 dan pemenang akan diumumkan pada Desember 2022.

“Ini adalah tahun pertama PYFA Venture Competition diadakan oleh Pyridam Farma. Sedangkan kampus yang menjadi pilot project kompetisi ini adalah Binus University, dan tidak menutup kemunginan untuk tahun-tahun yang akan datang PYFA Venture Competition akan terbukan untuk para mahasiswa seluruh kampus di Indonesia,” ujar Kezia Mareshah, Corporate Communication Manager Pyridam Farma.

Kezia menambahkan bahwa PYFA Venture Competition diadakan dalam rangka mendukung pergeseran digitalisasi pada industri kesehatan dan farmasi global. Digitalisasi kesehatan mutlak harus dilakukan untuk meningkatkan kesehatan kehidupan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir ini. 

Melalui PYFA Venture Competition ini, kami mengajak para mahasiswa Binus University untuk melakukan riset, fact finding kesehatan yang faktual dan aktual selanjutnya dicari solusi untuk mengatasi apa yang ada di lapangan dalam bentuk program digital.


(Coach Aloysius B. Gunawan menambahkan bahwa Health tech industry terbukti mampu menunjukan manfaatnya saat pandemi melanda. Foto: Dok. Istimewa)

“Kompetisi ini dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan inovasi digital dalam perawatan kesehatan. Kami mendorong para mahasiswa untuk untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan keterampilan kewirausahaan mereka melalui kompetisi yang akan diadakan secara online."

"Peserta individu atau kelompok dengan maskimal lima anggota memiliki kesempatan untuk mempresentasikan apa yang mereka yakini dapat menjadi game-changer dalam industri kesehatan di Indonesia sekaligus memperebutkan total hadiah sebesar Rp47.500.000. Selain itu, tidak menutup kemungkinan jika ada ide start-up kreatif yang berkualitas akan didukung dan di danai oleh Pyridam Farma,” beber Kezia Mareshah. 

Dalam kesempatan yang sama Coach Aloysius B. Gunawan - BINUS Incubator, mengatakan bahwa Binus University sangat bangga dijadikan pilot project PYFA Venture Competition. Para mahasiswa kami pasti terpacu untuk mengikuti kompetisi ini. Mereka bisa menjadi agen kesehatan masyarakat terlebih untuk mencari data kesehatan pasca pandemi dan mencoba memecahkan masalahnya.

Coach Aloysius B. Gunawan menambahkan bahwa Health tech industry terbukti mampu menunjukan manfaatnya saat pandemi melanda. Terima kasih kepada Pyridam Farma yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa Binus untuk terlibat dalam pengembangan healtch tech industry dengan menyelengarakan PYFA Venture Competition. Semoga semakin banyak Binusian yang terlibat dalam industri ini.

(TIN)

MOST SEARCH