FITNESS & HEALTH

Yuk, Istirahat dari Media Sosial, Ini 4 Manfaatnya

Raka Lestari
Kamis 08 Oktober 2020 / 17:01
Jakarta: Media sosial saat ini merupakan bagian yang enggak bisa dilepaskan dari kehidupan sosialmu. Bahkan, orang-orang dari berbagai kalangan, mulai dari usia muda sampai tua saat ini tidak asing dengan media sosial.

Meski begitu, para peneliti dan psikolog juga mencatat bahwa media sosial memiliki dampak buruk terhadap kesehatan mental. Untuk itu, pertimbangkanlah untuk detoks atau beristirahat sejenak dari media sosial demi kesehatan psikologis.

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bakal kamu dapatkan, jika melakukan detoks media sosial:
 

1. Meningkatkan kesejahteraan psikologis


Peneliti Sarah Eichmeyer dari Standorfd's Economics Department melakukan studi pada 2018 mengenai media sosial. Hasilnya, ditemukan bahwa tidak memainkan Facebook selama satu bulan dapat membuat partisipan merasa bahagia dan kurang merasa cemas secara keseluruhan.
 

2. Mengurangi penilaian diri yang negatif


"Anak-anak muda sering menggunakan media sosial untuk membenarkan penilaian diri yang negatif. Mereka umumnya melihat profil orang lain yang sedang melakukan liburan mewah dan membuat mereka iri," ujar psikoterapis Dr Lisa Larsen, PsyD, kepada Bustle.

"Akhirnya mereka berpikir bahwa mereka harus melakukan hal itu juga. Saya sering mengingatkan mereka bahwa, orang-orang tersebut belum tentu sebahagia yang terlihat," sambungnya.
 

3. Lebih fokus terhadap diri sendiri


Esensi dari media sosial adalah untuk bersosialisasi. Nyatanya, fokus yang luas pada orang lain dapat membuat kita menjadi kurang fokus terhadap diri sendiri.

"Jika kita beristirahat sejenak dari media sosial, itu akan membuat kita menjadi lebih fokus terhadap diri sendiri. Dengan begitu, kita juga sedang melatih otak Anda," kata Celeste Viciere, seorang terapis.

4. Memberikan waktu lebih untuk merespons sesuatu di media sosial


"Beristirahat selama sebulan merupakan waktu yang tepat untuk memberikan perspektif mengenai hidup tanpa media sosial," ujar psikolog klinis Dr Josh Klapow, PhD.

Jika kita tidak bergantung pada media sosial atau jarang menggunakannya, mungkin satu bulan bukanlah hal yang besar. Namun, jika kamu pengguna aktif media sosial maka dengan beristirahat selama satu bulan dapat memberikan perspektif baru bagi kalian.
(FIR)

MOST SEARCH