FITNESS & HEALTH

Alasan Covid-19 Terkadang Bikin Sakit Punggung Menurut Dokter

Kumara Anggita
Rabu 13 Januari 2021 / 10:06
Jakarta: Beberapa orang mengeluhkan sakit punggung saat terinfeksi covid-19. Kira-kira apa penjelasan dari rasa sakit itu bisa muncul ya?

Dikutip dari Prevention ada sebuah survei yang dilakukan oleh Survivor Corps. Sebuah grup dukungan Facebook untuk penyintas covid-19, dan Natalie Lambert, Ph.D., dari Fakultas Kedokteran Universitas Indiana. Mereka menemukan hasilnya. Orang yang secara teknis telah pulih covid-19 masih mengalami gejala atau efek samping jangka panjang, dikabarkan mengalami nyeri punggung bawah, atas, dan tengah.

Nyeri punggung karena covid-19 dikelompokkan dengan nyeri otot umum, yang menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merupakan gejala resmi. Laporan bulan Februari dari World Health Organization (WHO) menganalisis hampir 56.000 kasus covid-19 di Tiongkok, dan menemukan bahwa hampir 15% pasien mengalami sakit dan nyeri otot.

“Covid-19, seperti virus lainnya, akan menyebabkan gejala sistemik. Mirip dengan flu, covid-19 dapat menyebabkan rasa sakit yang menyeluruh di seluruh tubuh,” kata Marcus Duda, M.D., ahli bedah ortopedi dan pendiri Vive Wear.
 

Mengapa menyebabkan sakit punggung?


Saat kamu sakit, tubuhmu memicu respons kekebalan untuk melawan apa yang seharusnya tidak ada di tubuh seperti bakteri atau virus berbahaya. Nyeri sendi di punggung dan kaki disebabkan oleh respons peradangan tubuh terhadap virus.

"Infeksi virus ini menyebabkan gemetar, menggigil, badan pegal, dan sulit bergerak,” kata Dr. Duda.

Lebih khusus lagi, menurut Richard Watkins, MD, nyeri otot terjadi akibat sel-sel sistem kekebalan yang melepaskan interleukin, yang merupakan protein untuk membantu memerangi patogen yang menyerang.
 

Pencegahan


Jika sakit punggung berlanjut lebih dari beberapa minggu, menjadi lebih parah dari waktu ke waktu, atau disertai dengan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan atau mati rasa pada tungkai, bicarakan dengan dokter kamu untuk memastikan diagnosis yang tepat.
(FIR)

MOST SEARCH