FITNESS & HEALTH

Benarkah Memelihara Kucing dapat Membuat Wanita Kesulitan untuk Hamil?

Raka Lestari
Kamis 08 Oktober 2020 / 15:50
Jakarta: Kucing merupakan salah satu hewan yang cukup banyak dipelihara. Tingkahnya yang lucu dan menggemaskan dapat membuat hiburan tersendiri bagi para pemiliknya. Akan tetapi, ada mitos yang menyebutkan bahwa memelihara kucing di rumah dapat membuat wanita kesulitan untuk hamil. Apakah hal tersebut benar adanya?

“Toksoplasma itu bukan virus tetapi parasit. Jadi jalur penularan parasit toksoplasma itu melalui fecal-oral,” jelas dr. Yassin Yanuar Mohammad, M.Sc, Sp. OG-KFER, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi di RS Pondok Indah-Pondok Indah.

Ia menjelaskan, secara sederhana, misalnya ada hewan liar dan kemudian makannya pun sembarangan. "Kucing makan ular, di makanan kucing tersebut ada toksoplasma. Maka parasit tokso itu akan masuk ke dalam tubuh hewan. Dan ketika hewan buang air besar, bisa saja di dalam kotorannya itu masih ada parasit toksoplasma,” jelas dr. Yassin. 

“Nah apabila kita menyentuh kotoran yang ada parasit toksoplasma, kemudian tangan kita masuk ke dalam mulut maka itu bisa terjadi penularan,” ujar dr. Yassin  dalam Webinar Media Discussion “Antenatal Care pada Masa New Normal, Apa yang Harus Diperhatikan?” Rabu, 7 Oktober 2020.

Lalu, apakah berarti memelihara kucing berisiko terkena parasit toksoplasma tersebut? Menurut dr. Yassin, itu tidak berisiko. “Kalau peliharaan di rumah itu kan biasanya makanannya bagus, dipelihara dengan baik, kemudian juga melakukan kontrol dengan dokter hewan secara rutin, maka tetap aman,” jelasnya. 

“Jika sampai ibu hamil terkena toksoplasma ini memang berbahaya karena bisa menyebrang dari barrier plasenta kemudian bisa masuk sehingga bisa menyebabkan kelainan organ, jantung, dan otak pada bayi yang ada di dalam kandungan,” kata dr. Yassin. 

Selain itu, menurut dr. Yassin biasanya toksoplasma ini menyerang seseorang yang daya tahan tubuhnya sangat menurun seperti pasien HIV. “Kalau daya tahan tubuhnya kuat, biasanya toksoplasma tidak akan menyerang orang yang dalam keadaan sehat,” jelasnya. 

“Dan yang perlu diperhatikan adalah tidak hanya kucing yang bisa menularkan toksoplasma, tetapi anjing atau monyet liar pun bisa menyebarkan dan penularannya melalui fecal-oral itu tadi,” tutup dr. Yassin.
(YDH)

MOST SEARCH