FITNESS & HEALTH

5 Penyebab Anda Bisa Terserang Penyakit Jantung di Usia Muda

Raka Lestari
Sabtu 10 Oktober 2020 / 10:06
Jakarta: Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian yang paling banyak. Penyakit jantung sendiri, sering dikaitkan dengan penyakit yang dialami pada usia tua. Akan tetapi, serangan jantung, stroke, dan jenis penyakit kardiovaskular lainnya tetap dapat dialami usia muda.

Seperti dilansir heart, berikut ini adalah penyebab seseorang terserang penyakit jantung pada usia muda:

Kebiasaan merokok

Salah satu faktor risiko terbesar untuk penyakit arteri koroner di usia muda adalah kebiasaan merokok. Seseorang yang berusia muda dewasa dengan kebiasaan merokok, memiliki risiko lebih tinggi.

“Ini adalah faktor risiko yang sangat kuat yang secara tidak proporsional muncul pada pasien yang lebih muda,” ujar Dr Willie Lawrence, kepala kardiologi di Research Medical Center di Kansas City, Missouri.

“Jika Anda berusia muda dan ingin menghindari serangan jantung, hal utama yang dapat Anda lakukan adalah tidak merokok.”

Komplikasi kehamilan

Wanita yang mengembangkan preeklamsia, diabetes gestasional, kelebihan berat badan atau melahirkan prematur saat hamil, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit jantung pada usia muda.

Itu karena penyakit yang berkaitan dengan arteri biasanya dasar dari kondisi yang terjadi selama kehamilan, menurut Dr Maria Sophocles, direktur medis Women’s Healthcare di New Jersey.

“Persalinan prematur sering terjadi karena sistem vaskular ibu dan bayi terganggu. Seringkali karena pembuluh darah tidak dapat mendukung kehamilan lagi, ”kata Sophocles. Jadi itu adalah petunjuk mengenai kondisi sistem kardiovaskularnya di masa depan.

Hiperkolesterolemia familial

Kolesterol tinggi merupakan faktor penyebab penyakit jantung, secara khusus disebut dengan hiperkolesterolemia familial (FH). “Orang dengan FH melihat penyakit arteri yang berkembang lebih awal dan lebih cepat daripada orang tanpa FH,” kata Sophocles. Menurutnya, kesadaran pada tahap awal sangat penting karena hanya 10 persen dari seluruh kasus FH yang terdiagnosis.

Ras

Ras dan beberapa faktor risiko bergabung untuk meningkatkan bahaya penyakit jantung. Meskipun ras tidak dapat diubah, risiko tersebut dapat diturunkan secara signifikan dengan melakukan beberapa usaha. Menurut Lawrence, melakukan beberapa perubahan gaya hidup hidup seperti berolahraga secara teratur dan makan lebih sehat, terutama mengurangi asupan natrium, dapat membantu mengelola tekanan darah tinggi.

Depresi

Depresi melepaskan hormon stres dan meningkatkan bahan kimia inflamasi yang dapat menyebabkan penyempitan arteri. “Depresi juga bisa terjadi karena faktor gaya hidup yang mungkin berdampak langsung pada kesehatan fisik,” kata Dr Gazala Parvin, seorang dokter keluarga dan spesialis pengobatan integratif di Research Medical Center, Missouri.

“Jika Anda depresi, itu memengaruhi gaya hidup Anda. Anda tidak makan, jadi diet Anda buruk. Anda tidak berolahraga. Anda tidak bisa tidur nyenyak, dan Anda tidak bersosialisasi,” katanya.
(YDH)

MOST SEARCH