FITNESS & HEALTH

4 Cara Ini Cegah Teman Kamu untuk Bunuh Diri

Kumara Anggita
Minggu 01 November 2020 / 10:00
Jakarta: Banyak faktor yang melatarbelakangi seseorang bunuh diri. Diambil dari info pusat data Kemenkes, jumlah kematian akibat bunuh diri di dunia mendekati 800.000 kematian per tahun atau 1 kematian setiap 40 detik di tahun lalu. 

Kita juga bisa jadi pengingat agar orang lain terhindar dan bisa saling menguatkan satu sama lain di masa-masa yang berat. Jangan biarkan teman kita merasa sendiri dan berpikir untuk bunuh diri. 

Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menghindari seseorang bunuh diri, antara lain:
 

1. Senyum


Dalam postingan Instagram Psikolog Klinis Dewasa, Yulius Steven, M.Psi., Psikolog, dari Sahabat Kariib tertulis bahwa senyuman adalah hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memberikan nuansa positif pada orang-orang di sekitarmu. 

International Awareness of Suicide Prevention (IASP) menyebutkan bahwa sebuah senyuman tulus mungkin menjadi langkah pertama menuju kehidupan pada orang memiliki keinginan bunuh diri.

Dengan senyum, ada koneksi antar manusia yang terbentuk dan bisa memecahkan rasa kesepian dan memberikan sedikit harapan bagi yang membutuhkan.


bunuh diri
(Mendengarkan keluh kesah teman kamu juga bisa menjadi salah satu langkah kecil dari caring atau asuhan secara psikologis satu sama lain. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

2. Mendengarkan


Yulius menyebtikan bahwa kamu perlu menjadi pendengar yang aktif, berempati tanpa memberikan penilaian terhadap orang lain. Mungkin dengan hanya hadir mendengar bisa menjadi sumber kehidupan bagi yang membutuhkan.
 

3. Memberi


“Memberi sesuatu bisa membuat orang-orang yang membutuhkan merasa lebih berharga dan lebih dicintai. Bila kamu tak memiliki sesuatu yang bersifat materi, kamu bisa memberikan hal yang sederhana seperti pelukan atau memberikan waktu dan pundak untuk bersandar atau sekedar memberi informasi untuk mencari bantuan profesional,” jelasnya dalam akunnya @yulsteve.
 

4. Jangan melakukan apa-apa


Ia juga melanjutkan bahwa seandainya kamu saat itu juga tidak fit secara mental dan fisik, dan tidak memiliki sesuatu yang baik untuk diucapkan atau dilakukan ke orang lain, maka lebih baik kamu tidak bereaksi apa-apa. Ini dilakukan agar kamu tidak melukai orang lain yang saat itu sedang meghadapi sesuatu yang tidak kamu ketahui.

“Tahukah kamu, dengan berusaha untuk mengendalikan dan meregulasi diri untuk tidak melakukan apa yang tidak seharusnya, itu artinya kamu sudah melakukan kebaikan ke orang lain,” ungkapnya.
(TIN)

MOST SEARCH