FITNESS & HEALTH
Ini Pentingnya Kesadaran Perempuan Melakukan Skrining HPV DNA Sejak Dini
Muhammad Syahrul Ramadhan
Senin 25 Mei 2026 / 11:17
- Penting bagi perempuan untuk lebih mengenali kondisi tubuhnya, sekaligus mengambil keputusan kesehatan yang lebih bijak sejak dini.
- Salah satu skrining kesehatan yang kini direkomendasikan adalah pengecekan HPV DNA.
Jakarta: Kesadaran untuk melakukan skrining kesehatan secara rutin masih menjadi tantangan bagi banyak perempuan. Tidak sedikit yang baru memeriksakan kondisi kesehatannya ketika sudah merasakan keluhan, padahal berbagai kondisi kesehatan dapat dipahami dan dipantau lebih awal melalui pemeriksaan yang tepat.
Ini sebagaimana disampaikan Dr. dr. Tofan Widya Utami, Sp.OG (K) onk. Ia menjelaskan bahwa perempuan juga perlu mewaspadai risiko infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala.
"Banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,”ungkapnya dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health” yang digelar Prodia.
Sementara itu, Dr. Rina Triana menyoroti pentingnya peran pemeriksaan laboratorium dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya, bahkan sebelum gejala muncul.
"Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar Dr. Rina. Dr.
Pendekatan ini membantu tenaga medis memperoleh gambaran kesehatan yang lebih akurat, sekaligus memberikan rekomendasi pencegahan yang lebih tepat bagi setiap individu. Dalam kesehatan perempuan, beberapa pemeriksaan berbasis molekuler yang kini semakin banyak direkomendasikan antara lain tes HPV DNA.
Pemeriksaan ini untuk mengetahui keberadaan virus yang berkaitan dengan risiko kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI) untuk mengidentifikasi infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala, serta pemahaman mengenai peran nutrisi yang berkontribusi terhadap kesehatan reproduksi, daya tahan tubuh, dan keseimbangan kesehatan perempuan secara menyeluruh. Kombinasi antara skrining kesehatan dan gaya hidup yang tepat menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.
Dr. Rina Triana menambahkan melalui rangkaian roadshow ini, Prodia ingin mendorong semakin banyak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatannya melalui edukasi yang mudah dipahami dan akses pemeriksaan yang semakin dekat. Prodia juga terus mengembangkan pendekatan preventive dan personalized health melalui inovasi layanan diagnostik berbasis teknologi modern.
“Literasi kesehatan merupakan langkah awal untuk membantu masyarakat mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik dan lebih dini,” ujarnya
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang pengobatan ketika sakit, tetapi dimulai dari kepedulian untuk mengenali kondisi tubuh melalui skrining kesehatan yang tepat. Lebih dari itu, menjaga kesehatan juga merupakan bentuk self-love, empowerment, dan investasi masa depan, agar perempuan dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(RUL)
Pentingnya Skrining HPV DNA Sejak Dini
Deteksi dini menjadi langkah penting bagi perempuan untuk lebih mengenali kondisi tubuhnya, sekaligus mengambil keputusan kesehatan yang lebih bijak sejak dini. Salah satu skrining kesehatan yang kini direkomendasikan adalah pengecekan HPV DNA.Ini sebagaimana disampaikan Dr. dr. Tofan Widya Utami, Sp.OG (K) onk. Ia menjelaskan bahwa perempuan juga perlu mewaspadai risiko infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala.
"Banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,”ungkapnya dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health” yang digelar Prodia.
Sementara itu, Dr. Rina Triana menyoroti pentingnya peran pemeriksaan laboratorium dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya, bahkan sebelum gejala muncul.
"Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar Dr. Rina. Dr.
Pemeriksaan Laboratorium Berbasis Molekuler
Perkembangan teknologi laboratorium saat ini memungkinkan skrining dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern melalui pemeriksaan berbasis molekuler. Metode ini bekerja dengan menganalisis materi genetik seperti DNA untuk mengidentifikasi keberadaan virus, infeksi, maupun faktor risiko kesehatan pada tingkat biologis yang sangat awal.Pendekatan ini membantu tenaga medis memperoleh gambaran kesehatan yang lebih akurat, sekaligus memberikan rekomendasi pencegahan yang lebih tepat bagi setiap individu. Dalam kesehatan perempuan, beberapa pemeriksaan berbasis molekuler yang kini semakin banyak direkomendasikan antara lain tes HPV DNA.
Pemeriksaan ini untuk mengetahui keberadaan virus yang berkaitan dengan risiko kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI) untuk mengidentifikasi infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala, serta pemahaman mengenai peran nutrisi yang berkontribusi terhadap kesehatan reproduksi, daya tahan tubuh, dan keseimbangan kesehatan perempuan secara menyeluruh. Kombinasi antara skrining kesehatan dan gaya hidup yang tepat menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.
Dr. Rina Triana menambahkan melalui rangkaian roadshow ini, Prodia ingin mendorong semakin banyak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatannya melalui edukasi yang mudah dipahami dan akses pemeriksaan yang semakin dekat. Prodia juga terus mengembangkan pendekatan preventive dan personalized health melalui inovasi layanan diagnostik berbasis teknologi modern.
“Literasi kesehatan merupakan langkah awal untuk membantu masyarakat mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik dan lebih dini,” ujarnya
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang pengobatan ketika sakit, tetapi dimulai dari kepedulian untuk mengenali kondisi tubuh melalui skrining kesehatan yang tepat. Lebih dari itu, menjaga kesehatan juga merupakan bentuk self-love, empowerment, dan investasi masa depan, agar perempuan dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)