FITNESS & HEALTH

Pentingnya Pendekatan Kesehatan Holistik demi Terhindar dari covid-19

Kumara Anggita
Jumat 13 November 2020 / 07:06
Jakarta: Untuk menghindari infeksi, tak hanya fisik yang perlu dijaga, namun juga aspek-aspek lainnya. Dalam hal ini dr. Theresia Novi, Sp.PK?, ?Ketua Komite Medik Halodoc, menekankan bahwa pendekatan kesehatan holistik itu adalah penting.

Covid-19 menyerang tubuh manusia dengan gejala yang berbeda-beda. Sebab dipengaruhi oleh jumlah virus, penyakit penyerta, gaya hidup, dan usia (lansia lebih rentan terinfeksi), dan kemampuan respons imun tubuh.

"Pendekatan kesehatan yang holistik meliputi fisik, mental, dan sosial, memainkan peran krusial dalam penanganan pandemi ini,” jelas dr. Theresia dalam Diskusi Media dengan Tema Pendekatan Kesehatan Holistik untuk Indonesia Sehat.

“Oleh karena itu, tiap individu dianjurkan untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang baik bagi tubuh dan mental, serta menjaga hubungan baik dengan satu sama lain,” lanjutnya.
 

Pentingnya kesehatan mental


Kesehatan mental adalah bagian dari kesehatan holistik. Pastikan kamu menjaganya dengan melakukan deteksi.

?“Kondisi mental seseorang sangat memengaruhi kualitas kesehatan dan ?well being ?kita sebagai manusia. Pada dasarnya, kesehatan mental seseorang dipengaruhi tekanan baik dari internal, maupun eksternal," ujar Rena Masri, S.Psi, M.Psi, Psikolog Klinis.

"Pandemi yang membuat berbagai perubahan terjadi dalam waktu cukup cepat, sangat berpotensi mengganggu kesehatan mental berbagai lapisan masyarakat,” sambungnya.

Rena menganjurkan konsultasi dengan tenaga kesehatan bila kamu merasa punya masalah terakit ini. Ia menganutkan telemedicine.

“Di sinilah langkah konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional menjadi semakin krusial, sebagai deteksi dini dan menghindari risiko jangka panjang seperti depresi, PTSD (?Post-Traumatic Stress Disorder)? maupun OCD (?Obsessive Compulsive Disorder)," ujar Rena.

"Melalui peran telemedicine, yang menghubungkan pengguna dengan tenaga kesehatan secara lebih cepat dan mudah, dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan mental di tengah pandemi saat ini,” paparnya.
 

Pentingnya gizi seimbang


Jangan lupa pula untuk menjaga asupan gizi kamu. Menurut dr. Eva Maria Christine, M. Gizi, Sp.GK, Spesialis Gizi Klinik, kesehatan mental dan asupan gizi saling berkaitan.

"Asupan gizi seimbang sangat erat hubungannya terhadap kesehatan tubuh dan berpengaruh pada sistem imunitas yang optimal serta membantu beberapa isu terkait mental," ujar dr. Eva.

"Asupan gizi seimbang, yaitu 45-60% karbohidrat, 15-20% protein, 20-25% lemak, dan vitamin serta mineral yang sesuai dengan AKG. Juga jangan lupa memenuhi kebutuhan hidrasi harian,” pungkasnya.
(FIR)

MOST SEARCH