FITNESS & HEALTH

5 Tren Pangan 2021

Kumara Anggita
Selasa 24 November 2020 / 19:25
Jakarta: Menjalani sepanjang tahun 2020 bukanlah tahun yang biasa, karena pandemi covid-19 melanda di hampir 200-an negara. Ini tentu saja menuntut perubahan dan hal ini termasuk juga dalam hal pola makan.

Dikutip dari Healthline, apa yang terjadi di 2020 kemungkinan akan memengaruhi tren di 2021 nanti. Ini beberapa prediksi tren pangan 2021 yang perlu kamu ketahui.
 

1. Orang jadi gemar dengan penguat kekebalan 


Covid-19 adalah pengingat bahwa kesehatan itu bersifat sementara dan dapat berubah kapan saja. Bagi banyak orang, kejadian ini membuat mereka jadi mencari produk yang dapat mendukung sistem kekebalan yang sehat untuk lebih mempersiapkan mereka menghadapi penyakit.

Menurut Riset Pasar, lebih dari 50 persen konsumen melaporkan mengonsumsi lebih banyak suplemen untuk mendukung kesehatan kekebalan mereka pada tahun 2020 ini. Oleh karena itu, minat orang-orang yang meningkat pada kesehatan kekebalan ini akan terus menjadi fokus utama industri kesehatan dan kebugaran pada tahun 2021.
 

2. Climatarian


Saat ini pola makan diharapkan dapat bergeser ke pola makanan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Saat ini banyak orang mulai fokus pada makanan yang memiliki dampak iklim paling rendah.

Misalnya, konsumen dapat menukar daging sapi dengan ayam atau makan beberapa makanan nabati setiap minggu. Ini dimaksudkan untuk menurunkan emisi karbon yang disebabkan oleh beberapa faktor seerti pengiriman makanan jarak jauh.


tren pangan
(Tren 2021 bisa saja fleksibilitas pangan hewani bisa diganti dengan produk nabati. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
 

3. Fleksibilitas


Mencoba meyakinkan pemakan daging untuk menjadi vegan adalah prestasi besar. Namun mengajak mereka untuk mengikuti jalan tengah juga adalah suatu perubahan baik. Fleksibilitas di sini maksudnya orang tidak perlu menghentikan produk hewaninya sama sekali namun menguranginya. 

Daging itu bisa mulai disubstitusi dengan produk nabati. Menariknya, hingga 60 persen kaum milenial tertarik untuk menerapkan pola makan fleksibel, menurut Statista.
 

4. Meal kits


Tahun 2020 membuat banyak dari kita jadi mulai masak di rumah. Namun, mungkin ketika keadaan sudah kembali, waktu untuk masak ini bisa berkurang. Untuk menjawab permasalahan ini, orang bisa memanfaatkan meal kits yang akan dikirim ke rumah kamu. 

Meal kits adalah paket makanan yang membuat kamu lebih cepat memasak. Menu tersedia, tinggal kamu masak saja. Tidak perlu ke supermarket, potong-potong, dan kupas-kupas lagi. Jadi lebih praktis.
 

5. Perbaikan budaya diet


Banyak orang bosan dengan diet mahal dan menggunakan suplemen. Pada tahun 2021, kemungkinan besar diet ketat dan program penurunan berat badan tidak akan disukai lagi. Ini karena orang-orang mulai mencari pendekatan kesehatan yang lebih seimbang. Kemungkinan orang akan mengonsumsi ke arah makanan alami dan utuh. 

Tak hanya itu, orang-orang juga kemungkinan tidak akan menghindari jenis-jenis makan tertentu lagi. Mereka akan makan dalam jumlah sedang saja. Hal ini membuat mereka bisa tetap makan cokelat dan merasa bahagia namun juga tetap sehat. 
(TIN)

MOST SEARCH