FITNESS & HEALTH

7 Kebiasaan Harian yang Bikin Kamu Cepat Tua, Salah Satunya Jarang Tersenyum

Timi Trieska Dara
Jumat 17 September 2021 / 06:14
Jakarta: Terlihat lebih muda dan sehat tentu lebih baik. Kebiasaan yang kamu lakukan sehari-hari mungkin tidak tampak berbahaya, tetapi mempercepat penuaan.

Sebuah penelitian dari Harvard menunjukkan bahwa, asupan buah-buahan dan sayuran yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Tetapi, bagaimana kamu bisa terlihat lebih muda?

"Kamu tidak dapat mengubah yang alami secara genetik, tetapi kamu dapat mengendalikan faktor-faktor lain yang akan membantumu tetap terlihat lebih muda," kata Dr. Eugene D. Elliott dari MemorialCare.
 

1. Sinar matahari


Bagi sejumlah orang, kulit berwarna cokelat mungkin terlihat muda dan keren, tetapi dapat memiliki efek buruk yang dapat menyebabkan kerutan atau lebih buruk.

"Sinar matahari dapat merusak kulitmu. Dalam jangka pendek, itu bisa berarti melawan sengatan matahari yang menyengat," menurut laporan Yale Medicine.

Tapi, ada juga konsekuensi jangka panjang yang mengintai di dalam kulit, bahkan jika kamu tidak mengalami luka bakar. Matahari membuat kulit menua sebelum waktunya.

Hal itu disebut photoaging, bisa menyebabkan kanker kulit. Tanda-tanda photoaging adalah:
- Kerutan
- Perubahan pigmentasi seperti bintik-bintik hitam atau bintik penuaan.
- Hilangnya warna kulit (penurunan elastisitas)
- Tekstur kulit kasar dan tidak rata
- Pembuluh kapiler yang rusak, biasanya di sekitar hidung dan dada
- Kemerahan dan bintik-bintik
 
Dr. Elliott pun menyarankan pakai sunblock yang mengandung zinc dan atau titanium dioksida yang memblokir sinar UVA yang merusak kulit.
 

2. Minuman soda


Minum soda yang manis dapat membuat sel-sel menua. Hal yang sama berlaku pada makanan manis.

"Minuman soda yang mengandung gula dapat meningkatkan penyakit secara independen dari perannya dalam obesitas," kata peneliti UC San Fransisco dalam laporan di Science Daily.

Mengonsumsi minuman soda manis secara rutin dapat memengaruhi perkembangan penyakit metabolik melalui penuaan sel yang dipercepat. Dosis gula yang sangat tinggi yang masuk ke dalam tubuh dalam hitungan detik, dengan cara meminum minuman bergula secara unik beracun bagi metabolisme.
 

3. Kurang olahraga


"Bayangkan seorang berusia 90 tahun. Mereka hampir selalu menyusut, kan?," tulis Wellspring School of Allied Health.

Hal itu berasal dari fleksibilitas terbatas dan dukungan tulang belakang di tahun-tahun yang lebih muda. Fleksibilitas yang rendah di usia 20-an dan 30-an dapat menyebabkan beberapa masalah di kemudian hari, terutama nyeri sendi atau otot, dan tampilan bungkuk secara keseluruhan.

Ada beberapa jenis olahraga tertentu yang dapat membantumu mengendurkan otot dan persendian, seperti yoga atau pilates. Tetapi kamu juga dapat meningkatkan kelenturan hanya dengan kardio atau angkat besi. Pastikan saja kamu memulai berolahraga dan fokus pada peregangan baik sebelum dan sesudah berolahraga.
 

4. Gangguan tidur


"Parahnya gangguan pernapasan saat tidur (SDB) dan gangguan tidur dikaitkan dengan percepatan usia epigenetik, terlepas dari faktr pembaur yang terukur. Pengaruh ini lebih kuat pada wanita daripada pria, artinya wanita lebih rentan terhadap efek buruk SDB," kata Andrea Paul, MD.

Tidur malam yang cukup dan berkualitas dapat membuat wajahmu lebih rileks, sehingga awet muda. Disarankan tidur 8 jam per malam.
 

5. Stres


"Telomer adalah ujung kromosom—struktur di dalam setiap sel yang mengandung gen. Seiring waktu, telomer semakin pendek. Ketika cukup pendek, sel mati," lapor Harvard Health.

Stres kronis menyebabkan telomer lebih pendek. Selain tampak lebih tua, orang dengan telomer lebih pendek berisiko lebih besar berpenyakit, termasuk penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
 

6. Merokok


Sebuah penelitian beberapa tahun lalu membuktikan bahwa rokok dapat membuatmu menua. Para peneliti menggunakan Festival Tahunan Anak Kembar Terbesar di Dunia di Twinsburg, Ohio. Sebanyak 79 pasangan kembar identik diteliti. Mereka membandingkan wajah si kembar, salah satunya sudah merokok setidaknya selama 5 tahun lebih lama dari lainnya.

Mereka mengidentifikasi beberapa area utama penuaan yang dipercepat di wajah si kembar yang merokok: kelopak mata atas perokok terkulai sementara kelopak mata bawah melorot, dan mereka memiliki lebih banyak kerutan di sekitar mulut. Perokok juga lebih cenderung memiliki rahang, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Plastic and Reconstructive Surgery.
 

7. Jarang tersenyum


"Satu-satunya hal terpenting yang dapat kamu lakukan agar terlihat lebih muda adalah tersenyum. Tersenyum mengurangi jumlah kerutan yang muncul dari waktu ke waktu di wajahmu," kata Dr. Leann Poston.

Tersenyum membuatmu lebih bahagia dan memberimu lebih banyak energi. Sikap positif mendorong kebiasaan makan yang lebih baik dan lebih banyak olahraga.
(FIR)

MOST SEARCH