FITNESS & HEALTH

Penderita Penyakit Jantung Bisa Berolahraga Selama Pandemi

Kumara Anggita
Sabtu 10 Oktober 2020 / 16:09
Jakarta: Olahraga adalah salah satu hal penting dilakukan di tengah pandemi ini supaya daya tahan tubuh kita menguat. Namun, bagaimana dengan mereka yang punya penyakit jantung, bukannya olahraga malah berbahaya?

Dr. Rien Afrianti, Sp.PD, Sp.JP, FIHA menjelaskan bahwa dari berbagai riset, salah satu penyakit yang paling sering ditemukan dalam korban meninggal pasien covid-19 adalah penyakit jantung. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 beberapa bulan lalu mengatakan bahwa terdapat 5 dari 10 kasus meninggal yang memiliki riwayat penyakit jantung.

"Virus SARS-Cov-2 ini menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sementara penderita penyakit jantung memang memiliki sistem imun tubuh yang lebih rendah dari orang sehat," kata Dr. Rien. 

"Sehingga mereka lebih rentan terkena virus ini, karena sistem kekebalannya tidak begitu kuat,” ujarnya dalam acara bincang BaBe 1-on-1.

Meksipun begitu, bukan berarti penderita penyakit jantung tidak boleh berolahraga, terutama di tengah pandemi. Dr. Rien mengatakan bahwa pada pasien yang sudah pernah mengalami serangan jantung, olahraga justru dapat membantu agar serangan itu tidak terjadi lagi. 

Menurutnya, yang penting pasien bisa melakukan olahraganya dengan benar. Dengan mengingat kemampuannya.

Lakukanlah dengan intensitas ringan maksimal 150 menit per minggu atau intensitas sedang 75 menit per minggu.
(YDH)

MOST SEARCH