FITNESS & HEALTH

Krisis Kesehatan Mental Orang Tua Selama Pandemi

Mia Vale
Senin 13 September 2021 / 18:00
Jakarta: Peluang mengalami gejala kesehatan mental akan merugikan dua kali lebih tinggi bagi orang tua dan pengasuh yang merasa tidak siap menjadi pengasuh selama pandemi ini. 

Misal, merasa tidak memiliki kebebasan pribadi atau merasakan tekanan keuangan jika dibandingkan dengan orang tua atau pengasuh yang tidak mengalami perasaan tersebut. 

Di sisi lain, orang tua atau pengasuh yang melaporkan bahwa mereka mendapat dukungan dari setidaknya satu orang lain memiliki peluang lebih rendah untuk mengalami gejala kesehatan mental yang merugikan.
 

Apa yang bisa dilakukan? 


Berikut yang dapat kamu lakukan menurut Psychology Today untuk menjaga kesehatan mental sendiri selama masa stres ini? 

1. Cari dukungan sosial dari orang tua lain, baik secara virtual atau melalui opsi tatap muka yang aman. Luangkan waktu untuk secara teratur terhubung dengan teman dan anggota keluarga yang memberi kamu dukungan emosional. Jangan biarkan timbul perasaan bahwa kamu sendirian di dunia ini dalam menghadapi pandemi covid-19.

2. Cari bantuan dari profesional perawatan kesehatan mental, jika perlu. Saat ini ada banyak pilihan telehealth (terapi yang diberikan melalui obrolan video), yang mungkin lebih mudah bagi orang tua tanpa bantuan penitipan anak dan mereka yang tinggal di daerah pedesaan. 


mental
(Sesekali meminta bantuan dari teman atau keluarga tak ada salahnya. Komunikasikan hal tersebut bersama pasangan kamu untuk jalan terbaik. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


3. Mintalah bantuan dari keluarga dan teman. Bila kamu merasa stres dalam mengurus anak, coba minta tolong kepada pasangan untuk membantu mengasuh anak-anak. Ceritakan kepada pasangan tugas mana yang menurutmu paling membuat stres. 

Bisa juga kamu meminta bantuan kepada orang tua atau mertuamu untuk membacakan cerita melalui video call untuk anak-anak. Bahkan, kamu bisa meminta bantuan kepada teman untuk saling mengawasi anak-anak ketika sedang berada di luar rumah.

4. Beri diri sendiri istirahat. Tidak ada orang tua yang mampu menjadi orang tua yang “sempurna”, terutama selama masa-masa yang penuh tekanan dan belum pernah terjadi sebelum. 

Ingatkan diri sendiri bahwa yang paling pentinh bagi anak-anak adalah kasih sayang dari keluarga atau pengasuhnya. 

Sesekali untuk tidak masak, tidak masalah. Makan makanan beku sementara waktu sah-sah saja, asalkan kamu bisa beristirahat dari rutinitas sejenak dan anak-anak tahu bahwa mereka dicintai. 

Jangan sampai pandemi berkepanjangan ini membuat mental kamu terganggu. Bila merasa tidak sanggup, segera komunikasikan dengan pasangan atau keluarga besar, bahkan teman-teman kamu.
(TIN)

MOST SEARCH