FITNESS & HEALTH

Rekomendasi Diet untuk Asam Lemak Omega-6

Sunnaholomi Halakrispen
Jumat 09 Oktober 2020 / 10:17
Jakarta: Tidak sedikit informasi yang bertentangan dan tidak meyakinkan tentang manfaat mengonsumsi asam lemak omega-6. Lalu, bagaimana kamu memutuskan berapa banyak yang akan dimakan?

Dikutip dari Medical News Today, seseorang dapat mempertimbangkan untuk mengikuti rekomendasi otoritas kesehatan setempat, tentang asupan yang memadai dari asam lemak omega-6 dan lemak tak jenuh. National Institutes of Health (NIH) membuat daftar asupan memadai untuk asam linoleat, yang merupakan sejenis asam lemak omega-6.
Berikut ini ketentuannya:

- Wanita usia 19–50: 12 gram per hari
- Wanita berusia 51 tahun ke atas: 11 gram per hari
- Laki-laki berusia 19–50: 17 gram per hari
- Pria berusia 51 tahun ke atas: 14 gram per hari

Di sisi lain, Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menawarkan beberapa saran tentang mengonsumsi lemak tak jenuh. Tetapi, mereka tidak memberikan panduan khusus tentang asam lemak omega-6.

Rekomendasi USDA tentang asupan minyak mengacu pada semua lemak tak jenuh. Termasuk minyak sayur dan kacang, saus salad, margarin, ikan, alpukat, dan kacang-kacangan.
Panduan USDA merekomendasikan:

- Wanita usia 19-30: 6 sendok teh (sdt) per hari
- Wanita berusia 31 tahun ke atas: 5 sdt per hari
- Laki-laki berusia 19-30: 7 sdt per hari
- Pria berusia 31 tahun ke atas: 6 sdt per hari

Pedoman Diet untuk orang Amerika merekomendasikan agar orang membatasi lemak jenuh hingga kurang dari 10 persen dari kalori harian mereka. Mereka juga menyarankan orang untuk menghindari lemak trans.

Namun, bagi orang yang ingin meningkatkan asupan lemak sehat harus menyesuaikan rasio lemak dalam makanan mereka. Caranya, dengan meningkatkan konsumsi lemak omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal, yang merupakan jenis lemak penyehat jantung lainnya.

Namun, jangan mengonsumsi secara berlebihan. Sebab, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan lebih banyak lemak omega-6 dan tidak cukup (kekurangan) lemak omega-3 berpotensi menyebabkan masalah kesehatan.
(YDH)

MOST SEARCH