FITNESS & HEALTH

6 Gejala Kanker Lambung yang Perlu Diwaspadai

Raka Lestari
Senin 16 November 2020 / 17:18
Jakarta: Tanda-tanda awal kanker lambung jarang terdeteksi oleh pasien, sebab kebanyakan pasien mengira gejalanya sebagai sakit mag biasa. Padahal, diagnosis dan terapi pada stadium dini bisa membuat kanker lambung dirawat dengan lebih baik atau bahkan sembuh.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP menjelaskan enam situasi yang perlu diwaspadai sebagai gejala kanker lambung. Seperti berikut ini:
 

1. Situasi pertama


Adanya nyeri abdomen yaitu nyeri perut atau abdomen yang awalnya terasa ringan. Namun karena sibuk jadi tidak diperhatikan, dan tidak hilang dengan makan. Sehingga lama kelamaan nyeri semakin berat sampai tak tertahankan.

“Gejala yang paling sering dari kanker lambung (antara 60-90 persen) mirip sakit mag,” ucap Prof. Aru.
 

2. Situasi kedua


Seseorang mulai sulit menelan makanan, dan ini terjadi bila tumor berlokasi di daerah kardia atas, maka akan terjadi penyempitan. Di mana makanan terasa 'tersangkut' di daerah dada, terpaksa minum air yang banyak. Namun kemudian akan naik balik ke atas atau juga disebut dengan 'gastroesophageal reflux' atau GERD.
 

3. Situasi ketiga


Rasa mual dan muntah pada waktu makan. Hal ini terjadi bila tumor terletak dekat dengan jalan masuk ke usus halus atau pylorus. Hambatan lewatnya makanan akan mengirim sinyal ke otak bahwa makanan 'harus dikembalikan ke atas'.
 

4. Situasi keempat


Semakin merasa cepat kenyang dengan terisinya ruang lambung oleh tumor, sehingga semakin sedikit makanan yang masuk ke tubuh. Hal ini terjadi terutama pada kanker lambung jenis 'difus' di mana sel-sel tumor mengambil permukaan luas lambung, di mana elastisitas lambung berkurang.
 

5. Situasi kelima


Terjadi penurunan berat badan secara drastis. Bisa karena sulitnya makanan turun atau karena muntah, serta makanan dan nutrisi akan berkurang.
 

6. Situasi keenam


Mulai terjadi perdarahan, di mana tumor atau kanker menembus lapisan dalam lambung. Bila perdarahan masih sedikit, tidak menampakkan adanya gejala. Namun pada perdarahan besar, berakibat pada hematemesis atas atau bawah dengan gejala anemia.

“Dengan mewaspadai gejala kanker lambung, masyarakat diharapkan segera melakukan deteksi dini kanker agar dapat disembuhkan pada stadium awal,” tutup Prof. Aru Sudoyo.
(FIR)

MOST SEARCH