FITNESS & HEALTH

5 Kebiasaan Ini Justru Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Mia Vale
Minggu 09 Januari 2022 / 14:00
Jakarta: Pada tahun 2019, kanker mengambil alih penyakit jantung sebagai penyebab utama kematian pada orang dewasa paruh baya yang tinggal di negara-negara maju. 

Hampir 4 dari 10 orang Amerika akan didiagnosis menderita kanker pada tahun tersebut dan hampir 600.000 akan meninggal karena penyakit kanker. Duh, benar-benar statistik yang mengerikan!

Eits, jangan parno dulu. Faktanya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 30 hingga 50 persen kasus kanker dapat dicegah sepenuhnya. Caranya? Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang dapat menyebabkan kanker. 

Itulah kutipan yang berhasil dirangkum dari Eat This Not That. Lantas, apa saja kebiasaan buruk yang harus kamu hindari?
 

1. Merokok 


Kanker yang paling umum adalah kanker paru-paru, dan penyebab paling umum dari kanker paru-paru adalah merokok. Asap tembakau mengandung 7.000 bahan kimia, dan setidaknya 70 di antaranya bersifat karsinogen, meningkatkan risiko kanker di hampir setiap bagian tubuh. 

Menurut WHO, penggunaan tembakau adalah satu-satunya faktor risiko terbesar yang dapat dihindari untuk kematian akibat kanker. Membunuh hampir enam juta orang per tahun di seluruh dunia. 

Solusi: Bila kamu merokok, berhentilah! Tidak pernah ada kata terlambat. Studi menunjukkan bahwa bahkan perokok yang berhenti sebagai warga lanjut usia memperpanjang hidup mereka. Jika kamu tidak merokok, jangan mulai.


Kebiasaan buruk ini bisa meningkatkan risiko kanker
(Kanker mulut bisa menyerang sejumlah sel di bagian mulut, termasuk lidah, gusi, langit-langit mulut, bibir, hingga tenggorokan. Untuk itu jaga kebersihan mulut dan menggosok gigi sebelum tidur. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

2. Kebersihan mulut yang buruk 


Sebuah studi 2018 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menemukan bahwa penyakit gusi dikaitkan dengan peningkatan 24 persen pada kanker paru-paru dan kolorektal. 

Mengapa? Para peneliti berteori penyakit gusi dapat mengubah respons imun atau menyebarkan bakteri berbahaya ke seluruh tubuh. 

Solusi: Praktikkan kebersihan mulut yang baik. Sikat dan benang gigi dua kali sehari, dan temui dokter gigi minimal dua kali setahun. 
 

3. Stres


Tidak ada bukti kuat bahwa stres dapat secara langsung menyebabkan kanker. Namun, National Cancer Institute mencatat, orang yang stres cenderung mengembangkan kebiasaan buruk seperti "merokok, makan berlebihan, atau minum alkohol, semua itu meningkatkan risiko kanker."

Solusi: Ambil langkah-langkah aktif untuk mengurangi stres, termasuk olahraga, bersosialisasi, melakukan latihan relaksasi atau berbicara dengan profesional kesehatan mental.
 

4. Minuman alkohol 


Menurut National Cancer Institute, minum alkohol dapat meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, laring, hati, dan payudara. Semakin banyak kamu minum beralkohol, semakin tinggi risiko terkena kanker. 

Solusi: Ahli kesehatan, termasuk American Cancer Society, merekomendasikan minum moderat. Tidak lebih dari dua minuman beralkohol sehari untuk pria, dan satu untuk wanita.
 

5. Tidak olahraga secara teratur 


Salah satu penyebab terbesar kanker adalah gaya hidup yang tidak banyak bergerak. "Tubuh manusia perlu bergerak. Olahraga sangat penting untuk membantu menghilangkan racun berbahaya dari tubuh."

Solusi: Cukup berkeringat dengan berjalan (atau melakukan semacam kardio) selama 30 hingga 40 menit sehari sudah cukup untuk mengurangi risiko.

(TIN)

MOST SEARCH