FITNESS & HEALTH

Inilah 6 Makanan yang Dapat Bantu Turunkan Risiko Kanker

Mia Vale
Selasa 28 Juni 2022 / 14:05
Jakarta: Apa yang kita makan dapat memengaruhi banyak aspek kesehatan, termasuk risiko terkena penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker. Dan perkembangan kanker, khususnya, telah terbukti sangat dipengaruhi oleh pola makan. 

Banyak makanan mengandung senyawa bermanfaat yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan kanker. Makanan tinggi antioksidan penangkal penyakit (senyawa yang melindungi sel) dari oksidan (senyawa yang menyebabkan kerusakan sel).

Selain itu senyawa anti-inflamasi telah terbukti membantu dalam pencegahan kanker. Berikut daftar beberapa makanan sehat yang mencegah kanker, seperti yang telah dinukil dari Times of India.
 

1. Kenari 


Dianggap memperlambat perkembangan kanker payudara, prostat, usus besar, dan ginjal karena sejumlah senyawa yang dianggap melindungi terhadap penyakit, kenari mengandung asam lemak Omega-3. Pedunculagin, senyawa yang ditemukan dalam kenari, dimetabolisme menjadi urolitin. Urolithins mengikat reseptor estrogen, yang membantu mencegah kanker payudara. 



(Risiko kanker kolorektal dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan nabati yang kaya serat contohnya seperti kacang-kacangan. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
 

2. Kacang-kacangan 


Termasuk, kacang polong, buncis, dan lentil. Kacang-kacangan mengandung protein tinggi dan rendah lemak. Mereka juga tinggi serat tidak larut, yang membantu pencernaan dan kesehatan usus. Risiko kanker kolorektal dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan nabati yang kaya serat. 
 

3. Oatmeal


Meskipun terkesan sederhana, sarapan oatmeal dapat membantu melindungi dari kanker, termasuk kanker kolorektal. Biji-bijian utuh, seperti gandum, kaya akan serat, antioksidan, dan fitoestrogen (senyawa nabati dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko osteoporosis, penyakit jantung, dan kanker payudara), yang semuanya membantu mencegah kanker.
 

4. Brokoli 


Brokoli, bersama dengan sepupu silangannya - kembang kol, kubis, kubis brussel, kangkung, dan sawi - telah lama dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih rendah. Ini adalah sumber sulforaphane terkaya, molekul pelawan kanker. Sifat penekan tumor juga dapat ditemukan dalam brokoli dan kubis brussel. 
 

5. Tomat 


Jumlah likopen – karotenoid pelawan kanker yang mengubah tomat menjadi merah – dalam makanan olahan seperti jus tomat, pizza, dan saus pasta seringkali jauh lebih tinggi daripada makanan segar. 

Saat makan tomat matang, pasangkan dengan lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun untuk membantu tubuh menyerap lebih banyak nutrisi. 
 

6. Kunyit 


Kunyit adalah rempah-rempah yang terkenal karena khasiatnya yang meningkatkan kesehatan. Curcumin, bahan aktifnya, adalah bahan kimia dengan efek anti-inflamasi, antioksidan, dan bahkan antikanker. 

Dalam penelitian tabung reaksi, kurkumin juga ditemukan mengurangi penyebaran sel kanker usus besar dengan menargetkan enzim spesifik yang terkait dengan pertumbuhan kanker.

(TIN)

MOST SEARCH