FITNESS & HEALTH

Apakah Makanan Organik Selalu Lebih Baik?

Raka Lestari
Senin 26 Oktober 2020 / 16:19
Jakarta: Makanan yang berlabel organik saat ini menjadi pilihan yang cukup populer. Hal ini ditandai dengan menjamurnya toko-toko atau supermarket yang menjual produk organik.

Beberapa orang juga menganggap bahwa bahan makanan yang organik selalu lebih baik. Namun apakah kenyataannya demikian?

Dilansir dari Insider, berikut ini adalah beberapa keunggulan makanan organik:
 

1. Mengandung lebih banyak antioksidan


Berdasarkan sebuah tinjauan pada 2014 menemukan bukti bahwa, makanan organik mengandung antioksidan dengan konsentrasi lebih tinggi dibandingkan dengan yang non-organik. Antioksidan dapat membantu mengurangi risiko untuk mengembangkan beberapa kondisi seperti penyakit jantung dan kanker jenis tertentu.
 

2. Mengandung lemak yang lebih sehat


“Daging dari hewan-hewan yang dilepaskan secara liar cenderung memiliki lemak yang lebih sehat, seperti asam lemak omega-3. Untuk itu, daging, produk susu, dan telur organik berpotensi lebih sehat dibandingkan yang non-organik," kata Michael Dann, MD, seorang gastroenterologis di Weill Cornell Medical Center.
 

3. Tidak mengandung pestisida sintetis


Makanan organik tidak benar-benar bebas pestisida, hanya saja bebas dari pestisida sintetis. Pestisida sintetis lebih beracun dibandingkan dengan yang organik dan bisa bertahan lebih lama di makanan ketimbang yang menggunakan pestisida organik.

“Baik itu pestisida organik atau sintetis, penting untuk mencuci sayur dan buah dengan benar dan pastikan tidak ada residu pestisida pada buah dan sayur,” kata Dann.
 

Apakah makanan organik lebih baik?


“Ketika berbicara mengenai manfaat nutrisinya, ada beberapa argument yang menentang makanan organik. Namun ada beberapa bukti yang berkembang, yang menunjukkan bahwa ada potensi manfaat dari mengonsumsi makanan organik,” kata Dann.

Dan salah satu kekurangan dari makanan organik adalah harganya yang cenderung lebih mahal dibandingkan dengan produk non-organik. Untuk orang-orang yang menyukai makanan organik, tetapi khawatir dengan harganya yang lebih mahal, disarankan untuk membeli baik itu produk organik dan non-organik sebagai solusi yang realistis.

“Kita bisa mencampur produk organik dan non-organik ketika membeli bahan makanan, terutama jika harga yang lebih mahal menjadi masalah,” ujar Dann.

“Pilih jenis makanan organik yang paling diperlukan kemudian campurkan dengan produk yang non-organik. Beberapa orang mungkin memprioritaskan untuk membeli daging organik, sedangkan beberapa lainnya memilih untuk membeli sayur dan buah organik saja," sarannya.
(FIR)

MOST SEARCH